Kontribusi Lingkungan Nissan LEAF, Mobil Listrik Massal Pertama di Dunia

Mengurangi emisi CO2, Nissan sebagai pabrikan kendaraan listrik produksi massal pertama di dunia, Nissan LEAF, mengumpulkan analisis dampak dari kendaraan listrik ini di seluruh dunia sejak debut pada 2010 silam.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Kontribusi Lingkungan Nissan LEAF, Mobil Listrik Massal Pertama di Dunia
mobil listrik Nissan Leaf uji jalan di Jakarta-Tangerang. ©2019 Merdeka.com

Di Asia dan Oseania, sekitar empat miliar orang, setara 92 persen dari populasi di Asia Pasifik, terpapar polusi udara dengan tingkat risiko kesehatan signifikan. Menurut world’s largest real-time air quality data bank pada Februari 2020 di bawah Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), sebagian besar wilayah Asia dan Oseania masih berada dalam tingkat kualitas udara yang ‘tidak sehat’.

Saat ini polusi udara ada di peringkat lima penyebab utama kematian di seluruh dunia di antara semua risiko kesehatan, serta penyebab dari sembilan persen kematian.

Berkomitmen mengurangi emisi CO2, Nissan sebagai pabrikan kendaraan listrik produksi massal pertama di dunia, Nissan LEAF, mengumpulkan analisis dampak dari kendaraan listrik ini di seluruh dunia sejak debut pada 2010 silam.

Pada saat yang sama, terdapat data penting yang menunjukkan bagaimana mobilitas listrik dapat menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi tingkat polusi udara:

1. Hanya dengan satu kendaraan listrik (EV), mampu mengurangi 4,6 metrik ton gas rumah kaca setiap tahun, setara dengan menanam 209 pohon.

2. Sampai saat ini 460.000 lebih pemilik Nissan LEAF secara global berkontribusi pada dua penting. Pertama, menghindari emisi CO2 sekitar 2,1 juta metrik ton. Untuk memproses CO2 sebanyak ini dalam satu tahun, diperlukan lebih dari 81 juta pohon.

Kedua, pemilik LEAF menempuh lebih dari 13 miliar kilometer dengan bebas emisi, setara dengan jarak mengemudi ke bulan sebanyak lebih dari 33.800 kali!

Pengurangan Emisi CO2 hingga 55 Persen di 2030

Hingga 2030, dibutuhkan pengurangan 55 persen emisi CO2 untuk menghentikan pemanasan global. Tahun 2020 akan menjadi tahun perubahan bagi para pelanggan dalam menentukan pilihan, seperti beralih ke EV, untuk memberikan dampak langsung pada permasalahan polusi udara secara global.

Nissan adalah produsen kendaraan global yang menjual lebih dari 60 model dengan merek Nissan, INFINITI, dan Datsun. Pada tahun fiskal 2018, perusahaan menjual 5,52 juta kendaraan di seluruh dunia dengan meraih pendapatan 11,6 triliun yen.

Nissan bermitra dengan Renault asal Perancis sejak 1999 dan membeli 34 persen saham Mitsubishi Motors pada 2016. Renault-NissanMitsubishi adalah kemitraan otomotif terbesar di dunia saat ini, dengan penjualan lebih dari 10,76 juta unit pada tahun kalender 2018.

Rekomendasi