Pembeli Jeep Indonesia bukan tipe orang yang datang ke dealer

Di tengah kebat-kebit naiknya harga mobil mewah karena pajak sehingga banderolnya melambung tinggi, PT Garansindo Inter Global menyeruak dengan berbagai cara jitu dalam memasarkan produknya yang tidak bisa ditampik turut terdampak pajak tersebut.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Pembeli Jeep Indonesia bukan tipe orang yang datang ke dealer
Jeep (Arsip)

Di tengah kebat-kebit naiknya harga mobil mewah karena pajak sehingga banderolnya melambung tinggi, PT Garansindo Inter Global menyeruak dengan berbagai cara jitu dalam memasarkan produknya yang tidak bisa ditampik turut terdampak pajak tersebut.

Mereka mengenai konsumennya dengan baik, salah satunya bahwa mereka bukan tipe pembeli yang datang ke dealer untuk lihat-lihat. Untuk mengatasi hal ini, mereka pun mencoba jalan roadshow, sampai pembuktian keunggulan mobil, langsung di medan berat, bersama komunitas.

"Roadshow pasti ya. Mereka (calon pembeli) ini kan tipenya bukan datang ke dealer, test drive, minta harga. Kami di mall dan mereka lihat o gue suka ni mobil ini. Kalau komplain, baru mereka datang ke showroom," kata Rieva Muchsin, Chief Marketing Officer PT Garansindo Inter Global, distributor Jeep, Dodge, Chrysler, Alfa Romeo dan Fiat.

"Kita melakukan kegiatan yang membuktikan keunggulan produk ya. Kegiatan klub Jeep itu selain ada nilai sosialnya juga ada kegiatan yang menunjukkan ni loh, mobil gue kayak gini, lalu dia akan kasih tunjuk temannya, atau bawa saudaranya, untuk melakukan kegiatan offroad, yang mild, ataupun yang hardcore," tambah Rieva Muchsin.

Range produk yang mereka pasarkan pun kini kian lebar, mulai dari produk edisi terbatas hingga yang tidak tekena pajak PPnBM karena bermesin di bawah 3.000 cc.

Setiap tahun sendiri, Jeep Wrangler punya sesuatu yang baru. Harus ada inovasi dan sesuatu yang berbeda yang kemudian mendasari mengapa pabrikan mereka membuat model-model semacam Wrangler Mountain, Call of Duty, Artic, dan lainnya.

Salah satunya adalah Jeep Wrangler Brute yang merupakan garapan modifikator legendaris American Expedition Vehicles (AEV) dari Michigan, Amerika Serikat. Di Indonesia, dia dijual dalam jumlah terbatas dengan harga Rp 1,9 milliar.

(kpl/nzr/rd)
Rekomendasi