Ini strategi dan 'senjata perang' Datsun Indonesia di 2017

Sabtu, 12 November 2016 09:00 Reporter : Syakur Usman
Ini strategi dan 'senjata perang' Datsun Indonesia di 2017 Datsun. ©2015 Merdeka.com/astri

Merdeka.com - Memasuki pengujung tahun ini, Datsun Indonesia sudah menyiapkan amunisi baru menghadapi pasar otomotif 2017. Bermain di segmen low cost green car (LCGC), Datsun Indonesia mesti bekerja lebih keras,karena kini memiliki pesaing besar lewat model Toyota Calya dan Daihatsu Sigra yang masuk ke segmen mobil LCGC 7 penumpang sejak Agustus lalu.

Christian Gandawinata, Head of Marketing Datsun Indonesia, menjelaskan Datsun Indonesia pasti akan memasukkan model baru di 2017. Meski tidak menjelaskan secara detail soal nama model dan kapan masuk ke Indonesia, satu hal yang sudah pasti dilakukan di tahun depan adalah Datsun meluncurkan mobil Datsun dengan transmisi matik. Ini sebagai bagian dari strategi produk Datsun ke depan di Indonesia.

Saat ini Datsun Indonesia memiliki dua model mobil, yakni Datsun Go dan Go+ dengan lima varian. Kedua model mengusung mesin 1.200 cc, tapi semuanya bertransmisi manual.

"Model baru Datsun Indonesia dikembangkan dari model mobil konsep Go-Cross. Karena itu, mobil konsep Go-Cross kami bawa dan perkenalkan di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show/Gaikindo tahun ini," ujar Christian, di sela event Datsun Risers Expedition 2 di Bandar Lampung, Jumat siang (11/11).

Berdasarkan pengamatan Merdeka.com saat melihat langsung mobil konsep Datsun Go-Cross di GIIAS 2016, model ini lebih berkonsep crossover ketimbang mobil keluarga MPV tiga baris.Dibuat berdasarkan mobil keluarga Datsun Go+ tiga baris, Datsun Go-Cross Concept memiliki desain yang lebih berani dan dinamis dengan sentuhan yang praktis. Grille segi enam klasik Datsun diubah agar menjadi lebih besar dan ekspresif, lengkap dengan sentuhan 'black-chrome' yang dramatis. LED headlights dengan high beam dan fog lamp yang terpisah serta LED tail-lights memberikan kesan high-tech pada bagian depan dan belakang mobil ini.

Selain itu, ground clearance yang lebih tinggi dan aerodynamic roof rack yang dipasang di atas atap bercat hitam menonjolkan tampilan petualang dan menonjolkan sisi kepraktisan mobil ini, yang didukung oleh kabin luas untuk tujuh orang penumpang.

Menurut dia, selain strategi dari sisi produk, Datsun Indonesia juga akan fokus di sisi layanan purnajual dan diler. Saat ini jumlah diler Datsun Indonesia mencapai 120 diler. Yang terbaru diresmikan berada di Kupang, Nusa Tenggara Timur. "Dari sisi harga kami juga kompetitif. Dan dibandingkan kompetitor, mesin Datsun sudah terbukti sejak diluncurkan di Indonesia pada 2014."

Berdasarkan data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) per September 2016, penjualan Datsun Indonesia mencapai 25.522 unit. Memiliki lima varian, Datsun tipe Go+ High Transmisi Manual adalah varian yang paling laku dengan volume penjualan 16.452 unit.

Namun sejak Toyota Calya dan Daihatsu Sigra masuk ke pasar LCGC 7 penumpang, penjualan Datsun Go+ yang berkapasitas 7 penumpang, mengalami penurunan. Data Gaikindo menyebutkan, penjualan Datsun di Agustus 2016 tercatat 1.364 unit, lebih rendah dari Juli yang 1.600 unit. Laju penurunan penjualan berlanjut di September yang hanya mencatat penjualan 951 unit, penjualan terendah sepanjang tahun ini. [ega]

Topik berita Terkait:
  1. Datsun
  2. Datsun GO
  3. Otomotif
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini