Putin Terpilih Lagi (4): Kabar sumir seputar Vladimir

Awalnya ingin menjadi atlet judo, Vladimir Putin banting setir sebagai agen KGB.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Putin Terpilih Lagi (4): Kabar sumir seputar Vladimir
Vladimir Putin sedang bermain dengan dua putrinya. Foto ini diperkirakan diambil pada 1987-1989. (persona.rin.ru)

Pria ini satu-satunya pemimpin Barat paling misterius. Ketik saja di mesin pencari Google  kata kunci seperti "Putin's affair" atau "Putin's daughter". Ada yang bilang dia mengasingkan istrinya ke sebuah biara di pelosok Rusia. Kabar lain menyebut putri keduanya yang berusia 25 tahun menikah dengan warga Korea Utara.Cerita dari hasil pencarian lebih banyak berisi rumor dibanding fakta. Serupa karirnya di masa lalu sebagai agen rahasia yang bekerja di kegelapan. Satu-satunya sumber cerita konon cukup sahih hanya otobiografi resminya bertajuk Dari Sudut Pandangku yang terbit tahun 2000. Digabung dengan liputan khusus Majalah Time oleh Simon Shuster, berikut sekelebat kisah hidup Vladimir Putin, presiden Rusia yang baru terpilih Ahad lalu. .   Pada 7 Oktober 1952, lahir putra ketiga pasangan Vladimir Spiridonovich Putin dan Maria Ivanova Putina di Kota Leningrad, Uni Soviet. Bukannya senang, keduanya malah tegang. Mereka sempat khawatir anak bontot ini bakal bernasib sial seperti dua kakaknya. Anak pertama mereka meninggal hanya tiga bulan setelah lahir. Putra kedua sakit keras saat Perang Dunia Kedua akibat wabah difteri (semacam muntaber) dan akhirnya tutup usia..Rupanya si bungsu sehat. Dia diberi nama Vladimir Vladimirovich Putin. Vladimir dalam bahasa Slavia Timur berarti penguasa dunia. Berpuluh tahun kemudian, lelaki ini memang memiliki pengaruh besar di jagat. Dia menjadi orang pertama yang mampu tiga kali menjabat presiden Rusia, Padahal cita-cita Putin kecil bukan jadi presiden. Didikan keras ayahnya, seorang marinir Soviet, membuat dia jadi tukang onar di luar rumah. Dia sering membangkang, terutama di sekolah. Kelas enam sekolah dasar, Putin mulai menyalurkan hobinya yang senang mengajak kawannya berkelahi. Dia mempelajari ilmu bela diri judo. Dia bercita-cita menjadi atlet. .Impiannya berubah total saat menonton film-film agen rahasia Soviet di usia remaja. Putin kagum melihat aktor legendaris Vyacheslav Tikhonov memainkan peran menjadi mata-mata Soviet yang nasionalis. Dia banting setir dan bersumpah akan menjadi seorang agen rahasia.Impiannya terwujud pada 1975. Usai merampungkan tesis mengenai hukum internasional di Universitas Negeri Leningrad, Putin langsung direkrut dinas rahasia paling bergengsi negaranya. Komitet gosudarstvennoy bezopasnosti alias Komisi Keamanan Dalam Negeri, lebih tenar disebut KGB. Lulus pendidikan intelijen, Putin bekerja di kantor cabang KGB Leningrad selama satu dekade. Setelah itu dia pindah ke Kota Dresden, Jerman Timur, mengepalai cabang KGB di sana hingga Tembok Berlin runtuh. Detail pekerjaannya sebagai agen rahasia tidak pernah diketahui publik. Menurut mantan atasannya, kinerjanya biasa saja dan dia hanya birokrat biasa. Juru foto resmi Pemerintah Amerika Serikat Pete Souza membantah. Dia mengaku punya foto yang membuktikan Putin menyamar jadi turis dan berada di dekat Ronald Reagan, saat presiden Amerika itu mengunjungi Soviet pada 1989. Konon, tugas utamanya di Jerman Timur mencuri data-data penting Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Di masa aktif sebagai agen KGB itu pula, dia dikabarkan sudah biasa menjalankan komunikasi antarmata-mata Soviet menggunakan sistem tanpa kabel, sebuah teknologi yang melampaui zamannya.Selebihnya gelap. Orang hanya bisa menerka. Bahkan, rakyat Rusia kaget saat Presiden Boris Yeltsin pada Agustus 1999 memperkenalkan perdana menteri anyar bernama Vladimir Putin. Setahun kemudian, dia resmi menjadi Presiden kedua Rusia pasca-Uni Soviet bubar. Keraguan yang mulanya tersebar di kalangan rakyat meredup saat pemerintahannya sukses besar. Tingkat pertumbuhan ekonomi meningkat tujuh tahun berturut-turut selama dua periode kepemimpinannya. Rusia kembali disegani setelah sempat terpuruk di awal 1990-an. Namun harga yang dibayar sungguh mahal. Gaya memerintah Putin ala agen rahasia. Kebebasan berpendapat diberangus, pers dibungkam. Masyarkat tak pernah tahu apa yang sedang dikerjakan pemerintah. Nasib paling sial dialami Harian Moskovsky Korrespondent pada 2008 yang mengembuskan isu Putin menceraikan sang istri, Lyudmila Putina, dan memilih serong dengan penari balet. Hanya tiga hari setelah edisi itu terbit, sang pemilik menutup korannya. Dia beralasan bangkrut. Padahal koran itu punya tiras terbesar ketiga di Rusia.

               

 

Rekomendasi