Potret Arca Ardhanari Lambang Persatuan Dewa Siwa dan Dewi Parwati, Wujudnya Setengah Pria Setengah Wanita

Arca ini setengahnya berbentuk pria dan setengahnya wanita.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Potret Arca Ardhanari Lambang Persatuan Dewa Siwa dan Dewi Parwati, Wujudnya Setengah Pria Setengah Wanita
Potret Arca Ardhanari Lambang Persatuan Dewa Siwa dan Dewi Parwati, Wujudnya Setengah Pria Setengah Wanita (Merdeka.com)

Simak sejarah di baliknya

Arca Ardhanari yang ditemukan di Rawapulu, Surabaya bentuknya unik yakni setengah pria dan setengah wanita. Konon wujud itu merupakan representasi persatuan dewa Siwa dan dewi Parwati.

Arca Ardhanari yang ditemukan di Rawapulu, Surabaya bentuknya unik yakni setengah pria dan setengah wanita. Konon wujud itu merupakan representasi persatuan dewa Siwa dan dewi Parwati.
Dok. Istimewa

Koleksi Museum Nasional

Arca Ardhanari memiliki tinggi 130 cm, lebar 67 cm, dan tebal  44 cm. Benda peninggalan sejarah yang terbuat dari batu andesit ini kini menjadi salah satu koleksi Museum Nasional Indonesia. 

Bentuk Arca

Arca yang dibuat sekitar abad 14-15 Masehi itu terbuat dari batu. Digambarkan dengan posisi berdiri tegap di atas padmasana. Kedua sisi arca dihiasi tumbuhan teratai yang keluar dari vas bunga.

Mahkota Berbentuk Kubah Silindris

Ada dua helai pita di belakang kepala Ardhanari. Arca Ardhanari digambarkan memakai mahkota berbentuk kubah silindris, bagian atasnya semakin mengecil.

Paras wajahnya terlihat datar dengan mata terpejam. Terdapat perhiasan berbentuk memanjang pada telinga (kundala), kalung lebar di leher (collan), selendang kasta menggantung pada bahu kiri (upawita), kelat bahu dan gelang pada tangan, serta ikat pinggang di bawah dada (anteng).

Punya Empat Tangan

Ardhanari digambarkan punya empat tangan.

Dua tangan belakang masing-masing membawa camara (tangan kanan) dan aksamala (tangan kiri). Sedangkan dua tangan lain di posisi melipat siku di depan perut.

Posisi punggung telapak tangan kanan bertumpu pada telapak tangan kiri dengan membawa bunga teratai.

Tubuh bagian bawah digambarkan mengenakan kain sarung berlipat-lipat.

Dua Sifat

Bagian dada kiri arca ini menunjukkan sifat Feminim. Sedangkan dada kanan menunjukkan sifat maskulin.

Arca ini disebut sebagai  persatuan antara Dewa Siwa dengan Dewi Parwati yang diwujudkan setengah laki – laki (Siwa) dan setengah wanita (Parwati).

Hubungan dengan Candi Jawi

Hubungan dengan Candi Jawi
Dok. Istimewa

Dikutip dari laman disperpusip.jatimprov.go.id, ada dugaan arca Adhanari dulunya bagian dari Candi Jawi Prigen Pasuruan. Pasalnya, saat ini empat sisi tubuh Candi Jawi terdapat relung-relung kosong yang dulunya diduga arca Ardhanari, Durga, Siwa, Guru, Ganesa, Mahakala, dan Nandiswara.

(Foto: Disperpusip Jatim)

Rekomendasi