6 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja, Deteksi Sejak Dini

Ragam penyebab haid tidak teratur pada remaja di antaranya adalah konsumsi obat-obatan tertentu, terlalu banyak berolahraga, memiliki berat badan yang sangat rendah atau berlebihan, hingga kekurangan asupan kalori.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
6 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja, Deteksi Sejak Dini
Ilustrasi haid. ©2017 i.huffpost.com

Mengalami periode haid yang tidak teratur selama pubertas atau masa remaja adalah hal yang normal. Ya, hal ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Pada usia remaja, haid bisa mulai dan berhenti karena berbagai sebab.

Ragam penyebab haid tidak teratur pada remaja di antaranya adalah konsumsi obat-obatan tertentu, terlalu banyak berolahraga, memiliki berat badan yang sangat rendah atau berlebihan, hingga kekurangan asupan kalori.

Ketidakseimbangan hormon juga dapat menjadi penyebab haid tidak teratur pada remaja yang paling umum. Misalnya, kadar hormon tiroid yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah haid. Berikut ulasan selengkapnya mengenai penyebab haid tidak teratur pada remaja yang penting dideteksi sejak dini.

Pengertian Haid Tidak Teratur

Kebanyakan remaja putri mengalami haid pertamanya antara usia 10 dan 15 tahun, tetapi beberapa yang lain bisa mengalaminya lebih awal dan beberapa lebih lambat. Begitu seorang remaja putri memulai haid, dibutuhkan waktu 2 tahun sebelum mereka mengembangkan siklus haid reguler. Periode selama jangka waktu ini dianggap periode haid tidak teratur.

Meskipun mereka mengalami menstruasi dalam satu siklus, siklus itu dapat memakan waktu yang berbeda setiap bulan. Misalnya, dalam satu bulan seorang remaja putri mungkin akan mengalami haid setelah 24 hari, dan bulan berikutnya membutuhkan waktu 42 hari sebelum haid dimulai.

Melewatkan fase haid selama beberapa waktu juga merupakan hal yang normal. Hal inilah yang disebut dengan periode haid tidak teratur. Haid yang tidak teratur sangat normal terjadi pada beberapa tahun pertama dan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. Biasanya, haid yang tidak teratur pada usia ini tidak perlu dikhawatirkan.

Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja

Ketika seorang remaja putri mengalami menstruasi untuk pertama kalinya, ada banyak hal tak biasa yang dapat terjadi, seperti haid setiap minggu, tidak haid selama 2 bulan, atau mengalami haid dalam waktu yang panjang.

Ini adalah bagian normal dari pubertas. Siklus mereka bersiap untuk menjadi seperti itu, dan hal ini bisa memakan waktu hingga 2 tahun untuk menjadi siklus yang stabil. Terkadang, penyebab haid yang tidak teratur dipicu oleh beberapa faktor selain perkembangan normal.

Misalnya, beberapa obat dapat menyebabkan siklus haid pada remaja menjadi tidak teratur, terlalu banyak berolahraga, tidak mengonsumsi kalori yang cukup, atau memiliki berat badan rendah hingga berlebihan. Hal-hal tersebut adalah penyebab haid tidak teratur pada remaja secara umum.

Ada juga kemungkinan ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan haid tidak teratur. Ketika kadar hormon tiroid terlalu rendah atau terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan masalah pada haid dan membuatnya menjadi tidak teratur. Kelebihan androgen, yang menyebabkan pertumbuhan rambut di wajah, dagu, dada, dan perut, juga dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur seperti halnya kehamilan.

Mendampingi Remaja yang Siklus Haidnya Tidak Teratur

Jika anak remaja Anda mengalami haid yang tidak teratur, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mendukung dan menenangkannya. Misalnya, Anda dapat memulai dengan mendorong mereka untuk menyimpan persediaan seperti pembalut, obat pereda kram, untuk digunakan saat nanti dibutuhkan.

Bantu mereka untuk mencari tempat penyimpanan pembalut atau menstrual cup jika terjadi keadaan darurat seperti di ransel, loker, dompet, mobil, dan area lain yang mudah diakses jika haid tiba pada saat yang paling tidak terduga. Anda juga bisa berbelanja pakaian dalam yang nyaman untuk mereka gunakan saat haid nanti. Ajari juga anak remaja putri Anda cara mengenali tanda-tanda awal haid.

Perlu diingat, bahwa ada beberapa gejala yang yang harus segera dikonsultasikan dengan dokter. Hal ini agar mereka dapat membuat diagnosis jika kondisi yang mendasarinya menyebabkan masalah, dan merekomendasikan pengobatan untuk membantu mengatur siklus haid putri Anda.

Beberapa tanda yang harus diperhatikan dan dikonsultasikan ke dokter adalah apabila remaja putri Anda mengalami;

  • Berhentinya haid secara tiba-tiba
  • Haid yang semula berjalan normal menjadi tidak teratur
  • Haid yang sangat berat
  • Haid yang berlangsung lebih dari seminggu
  • Haid yang terjadi lebih dari setiap 21 hari
  • Haid terjadi kurang dari setiap 45 hari
  • Bercak atau pendarahan di antara periode haid
  • Kram parah atau sakit perut
Rekomendasi