Fakta Baru Tawuran Remaja di Kawasan Jembatan Suroboyo, Polisi Terus Buru Pelaku

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polres Tanjung Perak masih terus menelusuri pelaku tawuran di sekitaran Jembatan Suroboyo yang terjadi pada Minggu (23/10) dini hari. Polisi terus buru pelaku.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Fakta Baru Tawuran Remaja di Kawasan Jembatan Suroboyo, Polisi Terus Buru Pelaku
Pelaku tawuran di Surabaya. ©2022 Merdeka.com/Instagram @call112surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polres Tanjung Perak masih terus menelusuri pelaku tawuran di sekitaran Jembatan Suroboyo yang terjadi pada Minggu (23/10) dini hari. Diketahui, tawuran tersebut menyebabkan seorang remaja meninggal dunia.

"Kami sudah cek sama Pak Kapolres Tanjung Perak. Jadi kami masih melakukan penelusuran karena ada enam yang diamankan. Ada beberapa juga yang kami cari lagi," ungkap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui keterangan tertulis di Surabaya, Selasa (25/10/2022).

Wali Kota Surabaya menegaskan, pihaknya bersama kepolisian akan terus meningkatkan patroli pengawasan di tempat-tempat yang potensial menjadi lokasi tawuran remaja.

Antisipasi Tawuran

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh Command Center 112 Surabaya (@call112surabaya)

Selain meningkatkan patrol pengawasan, Pemkot Surabaya juga mengantisipasi tawuran antar remaja dengan memaksimalkan pengawasan CCTV (Closed Circuit Television).

"Sudah saya sampaikan ke Pak Kapolres, mulai ada peningkatan. Nanti kami juga pasang CCTV di Jembatan Suroboyo karena yang lainnya kan sudah dipasang CCTV," tegas Cak Eri, sapaan akrab Wali Kota Surabaya.

Cak Eri mengungkapkan, para remaja sengaja memilih lokasi di sekitar Jembatan Suroboyo untuk berkumpul atau janjian sebelum melakukan tawuran.

"Janjiannya di sana karena ada beberapa anak luar Surabaya. Nah, ini tawurannya di Surabaya, tapi anak-anaknya bukan anak Surabaya,"imbuhnya, dikutip dari Antara.

Baca Juga Tawuran Berujung Maut di Jakut, Tiga Remaja Ditangkap

Lokasi Rawan Tawuran

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya memetakan ada 35 lokasi di Surabaya rawan menjadi lokasi tawuran remaja. Hasil pemetaan itu sudah dibagikan kepada 31 kecamatan.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengungkapkan, 35 lokasi rawan tawuran di Kota Pahlawan itu antara lain, kawasan Surabaya Utara meliputi Kenjeran, Semampir, Bulak Banteng, Krembangan, dan Pabean Cantikan.

“Kami tidak boleh lengah saat melakukan patroli pengawasan karena kemunculan para remaja yang melakukan aktivitas pada dini hari dimulai pada pukul 02.00 WIB,” ujarnya, dikutip dari liputan6.

Baca Juga Remaja 14 Tahun Ditemukan Tewas di Parit, Diduga Korban Tawuran Geng Motor
Halaman Berikutnya Usai Video Polisi Merokok Viral, Pelat Nomor Vespa Istri Diselidiki Polresta Tuban
Rekomendasi