Bacaan surat Al-Kafirun beserta artinya berikut ini bisa dilafalkan sebagai amal harian. Surat Al-Kafirun termasuk golongan surat makkiyah sebab surat ini diturunkan oleh Allah SWT saat Nabi Muhammad SAW tinggal di Kota Mekah.
Surat Al-Kafirun adalah salah satu surat pendek karena hanya berisikan 6 ayat. Untuk itu, akan mudah bagi Anda menghafalkan surat yang satu ini dan dibaca sehari-hari baik saat mengerjakan salat atau kapan saja ada kesempatan.
BACA JUGA: Surat Al Kafirun Beserta Arti Makna Dan Kandungannya
Kata Al-Kafirun artinya adalah orang-orang kafir.Dinamakan Al Kafirun karena dalam surat ini, Allah SWT menyampaikan kepada kaum kafir bahwa perbuatan jahat mereka akan mendapat pembalasan dari-Nya. Dan, Nabi Muhammad SAW dan kaumnya diminta untuk memetik pelajaran atas perbuatan mereka. Berikut bacaan surat Al-Kafirun lengkap beserta artinya yang patut Anda hafalkan.
Advertisement
Bacaan Surat Al-Kafirun
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirahmanirrahim
1. قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ
Qul ya ayyuhal-kafirun
Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!
2. لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ
La a'budu ma ta'budun
Artinya: aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah
3. وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ
Wa la antum a'biduna ma a'bud
Artinya: dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah
4. وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ
Wa la ana a'bidum ma 'abattum
Artinya: dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah
5. وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ
Wa la antum a'biduna ma a'bud
Artinya: dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
6. لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ
Lakum dinukum wa liya din
Artinya: Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.
Advertisement
Poin Utama Surat Al-Kafirun
Melansir dari Kemenag, kandungan dari bacaan surat Al Kafirun ayat 1-6 dapat dirangkum menjadi tiga poin bahasan utama. Poin-poin inti dari surat tersebut di antaranya:
1. Allah SWT hendak menjelaskan bahwa terdapat perbedaan besar antara sifat-sifat Tuhan yang disembah oleh umatnya Nabi Muhammad SAW dan Tuhan yang disembah oleh orang-orang kafir. Sebab Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tidak beranak maupun diperanakkan.
2. Berkaitan dengan perbedaan sifat Tuhan dari keduanya, hal ini pun menjelaskan bahwa adanya perbedaan dalam bentuk pelaksanaan ibadah.
3. Melalui surat Al Kafirun, Allah SWT menekankan perihal toleransi antar umat beragama. Hal ini dilakukan melalui pengerjaan ibadah sesuai dengan ketentuan agama masing-masing tanpa mencampuradukkan urusan keduanya.
Advertisement
Keistimewaan Surat Al-Kafirun
1. Seruan toleransi antar agama
Membaca bacaan surat Al-Kafirun yang memiliki kandungan tentang ajakan bertoleransi antar agama, dapat menambah amalan. Dengan kata lain, surat ini memerintahkan manusia agar menghormati dan menghargai penganut agama lain. Hal tersebut sesuai dengan ayat terakhir surat Al Kafirun artinya:
"Untuk mu agama mu dan untuk ku agama ku."
2. Ditakuti oleh iblis
Surat Al Kafirun juga merupakan surat yang ditakuti iblis. Hal ini tercantum dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas yang artinya sebagai berikut:
"Tidak ada dalam Alquran yang lebih menakutkan bagi iblis daripada Qul Ya Ayyuhal-Kafirun, sebab ia adalah tauhid dan pembebas dari kemusyrikan."
3. Seperti membaca seperempat Alquran
Ya! Membaca surat Al-kafirun memiliki pahala yang sama dengan membaca seperempat Alquran. Meski begitu, bukan berarti anda tidak harus membaca Alquran. Sebab, membaca Alquran tetap merupakan amalan yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT.
4. Bebas dari kemusyrikan
Surat Al-Kafirun membebaskan manusia dari kemusyrikan jika dibaca menjelang tidur. Hal ini tercantum dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Farwan bin Naufal yang bunyinya sebagai berikut.
"Bacalah Qul ya Ayyuhal-kafirun kemudian tidurlah di akhirnya, sesungguhnya ayat tersebut membebaskan dari kemusyrikan."
5. Pembeda antara agama
Surat Al Kafirun juga menjadi pembeda antara Islam dengan agama lain. Surat ini berisi tentang sesuatu yang disembah, diikuti, serta apa saja yang menjadi aturan di dalam Islam yang tidak sama seperti yang diyakini oleh agama lain.
6. Bangun dan perkuat iman
Membaca surat Al-Kafirun secara tak langsung dapat memperkuat serta membangun iman. Sebab, surat Al-Kafirun berisi tentang kepatuhan umat manusia terhadap Allah SWT. Selain itu, surat ini juga menunjukkan bahwa manusia adalah orang yang berikrar dan bersaksi hanya pada Allah SWT.
7. Bangun optimisme Islam
Isi surat Al-Kafirun juga menjelaskan jika umat Islam tidak perlu takut dan harus yakin untuk menang melawan orang kafir. Oleh karenanya, diharapkan surat ini dapat memberikan rasa optimisme yang besar dalam melawan segala ajaran dan tipu daya orang kafir. Tak hanya itu, surat ini juga jadi penyemangat agar umat Islam tidak perlu takut serta gentar dalam melawan kekafiran.