Sehari-hari, seorang pria disabilitas berjalan kaki keliling daerah-daerah di Kota Malang untuk menawarkan jasa menjahit sepatu dan tas.
Di tengah keterbatasannya, pria ini seolah tak mau putus asa dan terus berjuang mencari rezeki.
Ada kalanya penghasilan yang didapat dari menjahit sepatu dan tas tidak seberapa. Namun, hal itu tidak membuatnya patah semangat.
Advertisement
Tak Putus Asa
Seorang kreator video, Nurrohman Adi Assajjad mengunggah cerita mengenai pria disabilitas penjahit sepatu dan tas di akun media sosial Instagramnya (19/1/2022).
Video tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram penyedia informasi lokal Malang @malang_media, Selasa (1/2).
Dalam video tersebut tampak pria penjahit sepatu dan tas berjalan kaki terseok-seok. Tampak kaki dan tangan sebelah kirinya tidak berfungsi normal.
Meski demikian, ia tampak sekuat tenaga berjalan kaki demi menawarkan jasa menjahit sepatu dan tas.
“Kali ini saya bertemu dengan Bapak penjahit sepatu dan tas, saya bertemu dengan beliau di belakang UIN Malang. Rumah Bapak ini di Bululawang Krebet dan beliau menawarkan jasanya di tengah keterbatasannya,” tulis Nurrohman Adi.
Advertisement