Kisah Korban Perampokan di Jember Meninggal di Tangan Pelaku, Kondisinya Bikin Pilu

Warga di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban perampokan dan penganiayaan hingga tewas. Kondisinya bikin pilu.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kisah Korban Perampokan di Jember Meninggal di Tangan Pelaku, Kondisinya Bikin Pilu
ilustrasi pembunuhan. sxc.hu

Warga di Jalan Wijaya Kusuma Nomor 44, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban perampokan dan penganiayaan hingga tewas. Selain korban tewas, korban lain mengalami luka-luka.

Tidak hanya itu, pelaku perampokan juga melukai warga yang hendak menolong korban. Namun, yang berangkutan berhasil ditangkap warga. Pelaku justru dihajar oleh warga bersama pedagang yang mangkal di sekitar rumah korban hingga babak belur.

Setelah kondisi korban tidak berdaya, Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jember datang dan langsung mengamankan pelaku perampokan.

"Kami menemukan di tempat kejadian perkara ada satu korban seorang perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam rumah," terang Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo di Jember, Selasa (18/1/2022).

Olah TKP

 
 
 
View this post on Instagram
     

A post shared by INFO JEMBER (@infojember)

Aparat kepolisian akan melakukan pemeriksaan pelaku dan para saksi yang ada di tempat kejadian perkara. Tujuannya untuk mengetahui motif pelaku melakukan perampokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) akan kami sampaikan kemudian karena perlu dilakukan pendalaman dari keterangan saksi dan pelakunya, serta akan dicocokkan dengan barang bukti yang ditemukan di TKP," ungkap AKBP Hery, dikutip dari Antara.

Sementara itu, jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soebandi Jember untuk autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban. Korban lain yang terluka juga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga DPRD Batu Godok Perda LP2B, Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Demi Ketahanan Daerah

Kondisi Korban

Anggota Kodim 0824 Jember Serda Wahyu Hidayatullah yang berada di lokasi kejadian membantu warga menangkap pelaku perampokan. Ia kemudian menghubungi Unit Intel Kodim setempat.

"Ada dua orang tetangga korban yang juga terluka saat hendak menolong korban yang berteriak meminta tolong yakni Benaya dan Felix. Pelaku menyabetkan pisau ke kedua orang tersebut," kata Serda Wahyu.

Berdasarkan penjelasan Serda Wahyu, korban Sri Budi Asmara (76) mengalami luka di bagian hidung. Sementara korban Prita Hapsari ditemukan di kamar mandi dalam kondisi meninggal dunia dengan luka sayatan di leher.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari kasus perampokan yang menyebabkan korban meninggal dunia itu yakni uang tunai Rp2.800.000, motor, peralatan listrik dalam tas ransel warna merah milik pelaku, pisau dapur yang digunakan pelaku untuk melukai korban dan dompet berisi identitas pelaku.

Baca Juga Ratusan Ribu Jamaah Selawat Nariyah Padati Haul Masyayikh Situbondo, Doakan Bangsa Lebih Baik
Halaman Berikutnya Usai Video Polisi Merokok Viral, Pelat Nomor Vespa Istri Diselidiki Polresta Tuban
Rekomendasi