5 Manfaat Akupuntur serta Risikonya, Wajib Diketahui

Akunpuntur merupakan sebuah pengobatan alternatif yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum kecil dan juga tipis ke dalam salah satu bagian tubuh yang dilakukan dengan kedalaman yang berbeda-beda.

Rakha Fahreza Widyananda
5 Manfaat Akupuntur serta Risikonya, Wajib Diketahui
Ilusrasi akupuntur wajah. ©shutterstock.com/Yuri Arcurs

Bagi kamu yang menggemari pengobatan alternatif, pastinya sudah tak asing lagi dengan istilah terapi akupuntur. Beberapa orang mungkin sudah pernah merasakan berbagai manfaat dari terapi ini, namun masih perlu bukti ilmiah yang dapat menguatkan hal tersebut.

Akunpuntur sendiri merupakan sebuah pengobatan alternatif yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum kecil dan juga tipis ke dalam salah satu bagian tubuh yang dilakukan dengan kedalaman yang berbeda-beda.

Sebuah artikel yang diterbitkan oleh National Center of Complementary and Integrative Health di Amerika Serikat menyebutkan ada beberapa penyakit di dalam penelitian tersebut yang dapat ditangani dengan metode akupuntur.

Akupuntur merupakan teknik di mana praktisi akan merangsang titik-titik tertentu yang ada pada tubuh dan paling sering dengan memasukkan jarum tipis melalui jaringan kulit. Hal ini merupakan salah satu praktik yang telah dikenal sejak lama dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Manfaat Akupuntur

Hasil dari sejumlah penelitian terkait menunjukkan bahwa akupuntur dapat membantu meringankan berbagai jenis nyeri yang seringkali kronis seperti halnya nyeri punggung bawah, nyeri leher, dan osteoartritis/ nyeri lutut. Terapi ini juga dapat membantu mengurangi adanya frekuensi sakit kepala tegang serta mencegah adanya sakit kepala migrain.

Oleh sebab itu, akupuntur tampaknya akan menjadi pilihan yang masuk akal bagi penderita nyeri kronis untuk dipertimbangkan. Beberapa manfaat akupuntur yang dapat kita peroleh antara lain:

Atasu Nyeri Punggung dan Sakit Leher

1. Atasi Nyeri Punggung Bawah
Manfaat akupuntur yang pertama adalah dapat mengatasi adanya nyeri punggung bawah. Sebuah penelitian pada tahun 2010 oleh Agency for Healthcare Research and Quality menemukan bahwa akupunktur meredakan nyeri punggung bawah segera setelah perawatan tetapi tidak dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selain itu, sebuah penelitian klinis yang dilakukan oleh American Pain Society dan American College of Physicians pada tahun 2007 merekomendasikan akupunktur sebagai salah satu dari beberapa pendekatan nondrug yang harus dipertimbangkan dokter ketika pasien dengan nyeri punggung bawah kronis tidak menanggapi perawatan diri (praktik yang dapat dilakukan orang dengan sendiri, seperti tetap aktif, menerapkan panas, dan minum obat pereda nyeri).

2. Atasi Sakit Leher
Manfaat akupuntur untuk kesehatan yang berikutnya adalah dapat mengatasi sakit leher. Sebuah analisis pada tahun 2009 mengungkapkan bahwa akupuntur sebenarnya lebih bermanfaat untuk nyeri leher daripada akupunktur simulasi, tetapi analisis tersebut didasarkan pada sejumlah kecil bukti (hanya tiga penelitian dengan populasi penelitian kecil).

Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan di Jerman dengan lebih dari 14.000 peserta telah mengevaluasi penambahan akupunktur ke perawatan biasa untuk nyeri leher. Para peneliti menemukan bahwa peserta melaporkan pereda nyeri yang lebih besar daripada mereka yang tidak menerimanya;

Atasi Nyeri Lutut, Sakit Kepala, Serta Kondisi Lainnya

3. Atasi Nyeri Lutut
Manfaat akupuntur yang ketiga adalah dapat mengatasi nyeri lutut. Sebuah studi klinis yang dilakukan di Australia pada tahun 2014 yang melibatkan 282 pria dan wanita menunjukkan bahwa akupuntur jarum dan laser sedikit lebih baik dalam meredakan nyeri lutut akibat osteoartritis daripada tanpa pengobatan, tetapi tidak lebih baik daripada akupunktur laser simulasi.

Selanjutnya, dalam sebuah penelitian studi akupuntur pada tahun 2010 untuk osteoartritis lutut atau pinggul menyimpulkan bahwa akupuktur sebenarnya lebih membantu untuk nyeri osteoartritis daripada akupuntur simulasi atau tanpa akupuntur. Namun, perbedaan antara akupuntur aktual dan simulasi sangat kecil, sedangkan perbedaan antara akupuntur dan tanpa akupuntur sangat besar.

4. Redakan Sakit Kepala
Manfaat akupuntur yang selanjutnya adalah dapat membantu redakan sakit kepala. Sebuah tinjuauan sistematis studi yang dilakukan pada tahun 2009 menyimpulkan bahwa akupuntur yang sebenarnya, dibandingkan dengan akupuntur simulasi atau obat penghilang rasa sakit, membantu orang dengan sakit kepala tipe tegang. 

Sebuah tinjauan sistematis studi tahun 2008 menunjukkan bahwa akupuntur sebenarnya memiliki keuntungan yang sangat kecil dibandingkan akupuntur simulasi dalam mengurangi intensitas sakit kepala tipe tegang dan jumlah hari sakit kepala per bulan.

5. Pada Kondisi yang Lainnya
Sebuah hasil penelitian yang menggabungkan data dari 11 uji klinis dengan lebih dari 1.200 peserta menunjukkan bahwa akupunktur (dan stimulasi titik akupunktur) dapat membantu dengan gejala tertentu yang terkait dengan perawatan kanker. Untuk penyakit dan kebiasaan yang lainnya seperti depresi serta kebiasaan merokok masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat akupuntur ini.

Risiko Melakukan Akupuntur

Sebetulnya, relatif sedikit adanya komplikasi dari penggunaan akupuntur yang telah terjadi. Namun, komplikasi telah terjadi akibat adanya penggunaan jarum suntik yang tidak steril serta pemberian pengobatan yang dinilai tidak tepat.

Selain itu, jika akupuntur tidak dilakukan dengan benar, maka akupuntur juga dapat menyebabkan adanya efek samping yang serius, termasuk halnya infeksi, organ tertusuk, paru-paru yang kolaps, serta cedera pada sistem saraf pusat.

Rekomendasi