8 Wisata Surabaya yang Asyik dan Wajib Dikunjungi Kala Berlibur

Selain kaya akan sejarah Indonesia, kota Surabaya ternyata juga kaya akan destinasi wisata. Objek wisata edukatif berdampingan dengan objek wisata alam dan dilengkapi dengan aneka wisata kuliner pilihan yang legendaris. Berikut 8 tempat wisata Surabaya yang paling ikonik dan tentunya wajib dikunjungi.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
8 Wisata Surabaya yang Asyik dan Wajib Dikunjungi Kala Berlibur
Ilustrasi kota Surabaya. ©2015 Wonderful Indonesia

Surabaya adalah salah satu kota di Jawa Timur yang dikenal dengan julukan Kota Pahlawan. Selain kaya akan sejarah Indonesia, kota Surabaya ternyata juga kaya akan destinasi wisata.

Objek wisata edukatif berdampingan dengan objek wisata alam dan dilengkapi dengan aneka wisata kuliner pilihan yang legendaris. Hal ini menjadikan kota Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata andalan di daerah pulau Jawa.

Sebagai ibukota provinsi Jawa Timur, kota Surabaya juga sangat progresif dalam hal pembangunan dan hiburan. Banyak mall-mall besar yang terdapat di kota ini, membuatnya menjadi salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia. Bagi Anda yang tidak terlalu hobi berwisata alam atau sejarah, pusat-pusat perbelanjaan di Surabaya juga bisa dijadikan tempat rekreasi.

Dalam artikel ini, merdeka.com akan membagikan 8 tempat wisata Surabaya yang paling ikonik dan tentunya wajib dikunjungi jika Anda menginjakkan kaki di kota ini.

1. Tugu Pahlawan

Tempat wisata Surabaya yang pertama adalah Tugu Pahlawan. Tugu Pahlawan adalah sebuah monumen yang menjadi lambang utama kota Surabaya. Tugu ini dipersembahkan untuk orang-orang yang tewas dalam Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.

Museum 10 November terletak di bawah Tugu Pahlawan. Monumen ini memiliki tinggi 41,15 meter dan berbentuk lingga. Dibangun untuk memperingati peristiwa 10 November 1945 di Pertempuran Surabaya, di mana banyak pahlawan Indonesia meninggal dunia akibat pertempuran.

2. Monumen Jalesveva Jayamahe

Tempat wisata Surabaya yang kedua adalah Monumen Jalesveva Jayamahe. Monumen Jalesveva Jayamahe atau bisa disebut juga dengan istilah lokal Monjaya adalah patung perwira TNI AL yang mengenakan Baju Seremonial, lengkap dengan pedang kehormatannya, menatap jauh ke laut seolah siap menantang ombak dan badai lautan.

Hal ini merepresentasikan kesiapan TNI AL untuk kejayaan. Patung ini berdiri tegak di atas sebuah bangunan, dengan tinggi total bangunan dan patung tersebut mencapai 60,6 meter (sekitar 198 kaki dan 9 inci). Tugu Jalesveva Jayamahe merepresentasikan optimisme generasi penerus bangsa terhadap pencapaian cita-cita bangsa Indonesia.

Monumen ini mulai dibangun pada tahun 1993 oleh Panglima TNI AL, kemudian dilanjutkan oleh Laksamana TNI Muhammad Arifin dan dirancang oleh I Nyoman Nuarta. Selain sebagai monumen, bangunan ini juga berfungsi sebagai mercusuar kapal di laut sekitarnya.

3. House of Sampoerna

Tempat wisata Surabaya yang ketiga adalah House of Sampoerna. House of Sampoerna adalah museum tembakau dan kantor pusat Sampoerna yang berlokasi di Surabaya. Gaya arsitektur bangunan utama yang dipengaruhi oleh kompleks bergaya kolonial Belanda dibangun pada tahun 1862, dan kini menjadi situs sejarah yang dilestarikan.

Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai panti asuhan yang dikelola oleh Belanda, lalu dibeli pada tahun 1932 oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, dengan tujuan untuk digunakan sebagai fasilitas produksi rokok besar pertama Sampoerna. Kompleks ini terdiri dari auditorium pusat yang besar, dua bangunan kecil di sisi timur dan barat, serta banyak struktur ruang terbuka besar berlantai satu di belakang auditorium pusat. 

Bangunan samping diubah menjadi tempat tinggal keluarga dan struktur besar seperti gudang digunakan untuk menampung fasilitas pengolahan tembakau dan cengkeh, pencampuran, penggulungan tangan dan pengemasan, pencetakan dan pengolahan barang jadi.

4. Carnival Park Surabaya

Tempat wisata Surabaya yang keempat adalah Carnival Park. Ini adalah salah satu tempat wisata keluarga yang mengusung tema karnaval, dilengkapi beragam wahana permainan yang pastinya menyebangkan untuk si kecil. Pasar malam ini juga menyediakan banyak stand makanan bagi Anda yang suka mencicipi aneka kuliner.

Carnival Park Surabaya dapat menjadi alternatif tujuan wisata bagi Anda yang telah seharian berkunjung ke obyek wisata sejarah. Carnival Park ini mulai dibuka pada pukul 16.00-23.00 WIB. Carnival Park Surabaya bertempat di Jl. Ahmad Yani No.333, Dukuh Menanggal, Gayungan, Kota Surabaya.

5. Jembatan Suramadu

Tempat wisata Surabaya yang kelima adalah Jembatan Suramadu. Jembatan Suramadu yang juga dikenal sebagai Jembatan Surabaya-Madura, adalah jembatan kabel antara Surabaya di pulau Jawa dan kota Bangkalan di pulau Madura di Indonesia. Dibuka pada bulan Juni 2009, jembatan sepanjang 5,4 km ini merupakan yang terpanjang di Indonesia dan jembatan pertama yang melintasi Selat Madura.

Bagian kabel-tinggal memiliki tiga bentang dengan panjang 192 meter (630 kaki), 434 meter (1.424 kaki), dan 192 meter (630 kaki). Jembatan ini memiliki dua jalur di setiap arah ditambah jalur darurat dan jalur khusus sepeda motor di setiap arah. 

6. Kebun Bibit Wonorejo

Tempat wisata Surabaya yang keenam adalah kebun bibit Wonorejo. Kebun Bibit Wonorejo adalah salah satu wisata alam alternatif yang terletak di tengah kota Surabaya.Tempat wisata ini menyajikan pemandangan hijau dan udara yang sejuk, cocok untuk sekadar menyejukkan pikiran dan hati dari bisingnya aktivitas perkotaan yang padat polusi.

Di dalam Kebun Bibit Wonorejo juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang seperti arena outbound yang pastinya seru untuk anak-anak. Terdapat juga rusa-rusa jinak yang boleh diberi makan oleh para pengunjung Kebun Bibit Wonorejo ini.

7. Museum Bank Indonesia

Tempat wisata Surabaya yang ketujuh adalah Museum Bank Indonesia. Museum ini secara resmi didirikan oleh Bank Indonesia dan dibuka pada 27 Januari 2012 setelah restorasi. Museum ini menempati gedung yang dahulu bernama De Javasche Bank, bank sentral Hindia Belanda.

Setelah Kemerdekaan Indonesia gedung tersebut tetap berfungsi sebagai Bank Indonesia cabang di Surabaya hingga tahun 1973. Untuk berkunjung ke museum ini, tidak dikenakan biaya masuk.

8. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

Rekomendasi