Wayang krucil dipentaskan pada acara-acara khusus
Advertisement
Wayang Krucil
Wayang krucil atau wayang klithik adalah pertunjukan boneka datar dua dimensi yang terbuat dari kayu yang diukir dan diberi warna. Mengutip cakdurasim.com, wayang ini memiliki ketebalan antara 2-3 cm. Bagian lengannya terbuat dari kulit agar dapat digerakkan.
(Foto: Taman Budaya Jawa Timur)
Advertisement
Sejarah
Wayang krucil pertama disebut pada serat Nawaruci. Serat Nawaruci menyebut wayang Krucil sebagai salah satu seni pertunjukan di Jawa.
Adapun teks yang dimaksud memiliki arti sebagai berikut:
Suara tetabuhan bersahut-sahutan, ditambah suara panjak (pradangga). Suara tambur (bheri), terompet gemuruh memekakkan telinga. Ada juga yang menyanyikan tembang bacangah, dan wayang cina; cerita
wayang (pentas) wayang krucil dan diselingi berbagai keributan, berganti dengan keindahan yang menawan).
Penyebutan wayang krucil dalam teks Jawa kuno tidak sebanyak wayang kulit. Selain pada serat Nawaruci, seni pertunjukan lokal Jawa Timur ini juga disebutkan dalam serat Pakem Sastramirunda karya KGA
Kusumodilogo (tanpa tahun).
(Foto: Taman Budaya Jawa Timur)
Pendapat dalam serat Sastramirunda secara tidak langsung membantah
pernyataan dalam serat Nawaruci yang menyebut wayang krucil sudah ada sejak era Majapahit.
Sementara itu, sebagian besar penulis buku pedalagan Jawa menyebutkan wayang Krucil pertama kali hadir pada era setelah kedatangan Islam.
Senosastromidjojo menyebut wayang krucil merupakan ciptaan Sunan
Kudus. Pendapat lain menyatakan bahwa Sunan Bonang juga pencipta kesenian tradisional wayang Krucil.
Advertisement
Advertisement
Produk Masa Islam
Klaim wayang krucil pertama kali muncul pada masa Islam juga dikemukakan
Timoer (1980). Ia menyakini wayang Krucil merupakan produk masa Islam yang mengambil cerita dari hikayat Amir Hamzah dengan
latar belakang sejarah era Majapahit.
Pada perkembangan selanjutnya wayang
Krucil mengambil cerita (1) sejarah, (2) babad, (3) cerita rakyat lokal.
Pada perkembangannya, wayang Krucil mengambil cerita sejarah, babad, dan cerita rakyat lokal.
Advertisement
Hiburan Petani
Wayang krucil berkembang di kalangan petani dan
masyarakat kawasan pegunungan. Para dalang wayang Krucil yakin wayang ini merupakan produk seni rakyat yang berkembang di kalangan petani Jawa Timur.
(Foto: DGIP Kemenkumham RI)
Advertisement
Pementasan
Saat ini pementasan wayang krucil jarang ditemukan. Pementasan wayang Krucil biasanya dilakukan berkaitan dengan acara tertentu seperti peringatan kematian ulama terkenal, ada kalanya ditemukan pada hajatan pernikahan atau khitanan di daerah Kediri, Nganjuk, Malang dan sekitarnya.