Penyebab Tidak Bisa Mengingat Mimpi Setelah Bangun Tidur, Ketahui Alasan Ilmiahnya

Bukan tanpa alasan, ternyata terdapat faktor khusus yang menjadi penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah tidur. Biasanya penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah bangun tidur ini dikaitkan dengan proses tidur yang tidak mencapai tahap REM.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Penyebab Tidak Bisa Mengingat Mimpi Setelah Bangun Tidur, Ketahui Alasan Ilmiahnya
Ilustrasi tidur. ©2016 Merdeka.com

Mimpi merupakan salah satu kondisi yang sering terjadi ketika sedang tidur. Dalam hal ini, mimpi biasanya mempunyai alur cerita tertentu dengan beragam tema. Alur cerita dalam mimpi dapat tersusun secara kronologis dan masuk akal. Namun tidak jarang pula rangkaian cerita dalam mimpi tidak saling berhubungan dan muncul secara asal dan berantakan.

Sebagian dari Anda tentu sering mengingat mimpi yang baru saja terjadi ketika bangun tidur. Baik itu berupa mimpi yang menyenangkan, menegangkan, menyedihkan, dan lainnya. Dapat dikatakan, hal ini menjadi suatu kebiasaan tersendiri yang sering dilakukan hampir setiap orang mencoba mengingat cerita mimpi yang didapatkan selama tidur.

Meskipun begitu, terkadang ketika sedang mengingat mimpi yang terjadi Anda justru tidak menemukan apa-apa. Tiba-tiba Anda tidak mengingat satu pun potongan cerita yang ada dalam mimpi. Bahkan ketika berusaha dengan keras mengingat mimpi, tetap tidak mendapatkan memori atau ingatan satu pun yang terbesit.

Hal ini memang terdengar aneh, ketika baru saja bangun dari mimpi namun seketika ingatan tentang mimpi tersebut menguap begitu saja. Bukan tanpa alasan, ternyata terdapat faktor khusus yang menjadi penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah tidur. Biasanya penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah bangun tidur ini dikaitkan dengan proses tidur yang tidak mencapai tahap REM.

Untuk lebih jelas, berikut kami merangkum penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah bangun tidur dan beberapa informasi lainnya dari Verywell Mind, patut Anda simak.

Mengenal Mimpi

Sebelum mengetahui penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah bangun tidur, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan mimpi. Mimpi adalah rangkaian pikiran, gambaran, atau sensasi yang muncul di dalam pikiran saat tidur. Ini merupakan fungsi otak yang terjadi akibat wilayah tertentu di otak diaktifkan melalui pola kelistrikan yang berurutan dan aktivitas kimiawi.

Biasanya mimpi yang bergerak berurutan seperti gambar berjalan dalam film dikaitkan dengan tidur tahap Rapid Eye Movement (REM). REM dikaitkan dengan aktivitas intens di dalam otak. Dalam hal ini, otak menggunakan energi dan glukosa untuk melakukan aktivitas seperti saat tubuh terjaga.

Pada tahap REM, otot-otot yang mengendalikan mata aktif, seperti diafragma yang bertanggung jawab untuk bernapas. Sedangkan, otot rangka utama tubuh lainnya lumpuh selama keadaan ini. Hal ini mencegah terjadinya mimpi dari luar atau terjadinya kelumpuhan tidur dan gangguan tidur REM.

Pola Mimpi Normal

Sebelum mengetahui penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah bangun tidur perlu dipahami pula pola mimpi yang terjadi dalam keadaan normal. Secara umum, mimpi yang terjadi ada kondisi tidur REM ditandai dengan beberapa hal, yaitu otak yang bekerja aktif, gerakan mata cepat, dan hilangnya tonus otot.

Tidur REM terjadi pada interval sepanjang malam. Periode pertama REM mungkin terjadi pada 90 hingga 120 menit hingga malam hari. Jika terjadi lebih awal, dalam waktu kurang dari 15 menit, bisa jadi merupakan tanda narkolepsi.

Pada kondisi ini, periode REM akan terjadi lebih lama menjelang pagi. Sehingga orang bisa mengalami periode REM pada sepertiga pagi. Dan tidak jarang pula, orang terbangun di pagi hari dari periode terakhir REM

Penyebab Tidak Bisa Mengingat Mimpi Setelah Bangun Tidur

Setelah memahami kondisi umum dan pola mimpi, terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah bangun tidur. Penyebab pertama, kemungkinan Anda tidur namun mengalami periode REM. Dalam hal ini, konsumsi obat tertentu bisa menekan tidur REM.

Salah satunya, obat antidepresan memiliki pengaruh yang kuat dengan menunda timbulnya atau mengurangi jumlah tidur REM. Selain itu, alkohol juga dapat bertindak sebagai penekan tidur REM.

Selain itu, gangguan tidur juga dapat mempengaruhi ingatan mimpi. Gangguan sleep apnea obstruktif yang tidak diobati juga dapat berkontribusi pada tidur REM, karena terjadi gangguan pernapasan akibat relaksasi otot-otot saluran napas.

Selain itu, kebiasaan tidur yang buruk, stres, dan kondisi kejiwaan juga dapat mengganggu tidur dan mempengaruhi ingatan terhadap mimpi.

Cara Mengingat Mimpi yang Lebih Baik

Dari beberapa penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa penyebab tidak bisa mengingat mimpi setelah bangun tidur terjadi ketika orang tidak mencapai periode REM saat tidur. Sebab, secara umum mimpi akan lebih mudah diingat jika kondisi tidur REM terfragmentasi atau terbagi.

Namun jika Anda ingin meningkatkan daya ingat tentang mimpi, terdapat cara sederhana yang bisa dilakukan. Anda bisa membuat jurnal mimpi, yaitu dengan menuliskan mimpi yang terjadi setelah bangun tidur sebelum mimpi itu memudar.

Cara ini dinilai dapat membantu Anda mengingat mimpi yang dialami semalam. Bukan hanya itu, cara ini juga dapat membantu mempertajam kemampuan otak untuk mengingat memori secara umum.

Rekomendasi