Tambah Kuota Sterilisasi Kucing di Jakarta, Pramono Anung: Beranak Pinaknya di Luar Dugaan

Jakarta juga kekurangan pusat kesehatan hewan atau puskeswan.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Tambah Kuota Sterilisasi Kucing di Jakarta, Pramono Anung: Beranak Pinaknya di Luar Dugaan
Tambah Kuota Sterilisasi Kucing di Jakarta, Pramono Anung: Beranak Pinaknya di Luar Dugaan (Merdeka.com)

Gubernur Jakarta, Pramono Anung bakal menambah kuota sterilisasi kucing di puskeswan. Menurut dia, program sterilisasi 22.000 ekor kucing yang dicanangkannya itu masih belum memuaskan.

"Maka untuk sterilisasi kucing yang dulu kami canangkan 22.000 mungkin kuotanya akan kami tambah. Karena memang ternyata beranak-pinaknya di luar dugaan lebih cepat dari yang kita perkirakan," kata Pramono kepada wartawan, Minggu (15/6).

Selama ini, kata Pramono, hanya ada satu puskeswan yang terletak di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Menurutnya, satu puskeswan itu belum cukup untuk mengontrol kembang biak kucing.

"Jadi untuk BPJS Hewan kan memang ada usulan. Kita sekarang ini baru punya puskesmas hewan di satu tempat, yaitu di Ragunan. Sangat kurang untuk Jakarta. Salah satu problem di Jakarta adalah kucing," terangnya.

Nantinya akan ada program serupa menekan angka kembang biak selain kucing. Saat ini Pramono bakal berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) agar ada penambahan puskeswan.

"Dengan demikian bukan hanya kucing, anjing dan semuanya, semua hewan di Jakarta saya akan meminta kepada Dinas KPKP untuk membuka minimal di satu kota itu ada satu puskesmas untuk hewan," pungkasnya.

Rekomendasi