328 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta pada 24-27 April 2023

Sedangkan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama sudah mengalami penurunan. Di periode yang sama, sebanyak 104.392 kendaraan keluar dari Jakarta.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
328 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta pada 24-27 April 2023
arus balik tol cikampek. ©2023 Merdeka.com/cctv jasa marga

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat, sebanyak 328.213 kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang tol (GT) Cikampek Utama pada arus balik Senin (24/4) sampai Kamis (27/4). Jumlah ini naik 204 persen jika dibandingkan lalu lintas (lalin) normal, yaitu sebanyak 107.974 kendaraan.

"Pada H+1 sampai dengan H+4 hari raya Idulfitri 2023 (24-27/4), PT Jasamarga Transjawa Tol catat sebanyak 328.213 kendaraan menuju Jakarta," kata VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo dalam rilis resminya, Jumat (28/4).

Sedangkan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama sudah mengalami penurunan. Di periode yang sama, sebanyak 104.392 kendaraan keluar dari Jakarta.

"Persentase volume yang meninggalkan Jakarta turun 2,1 persen jika dibandingkan lalin normal sebanyak 106.667 kendaraan," tambah Ria.

Lebih lanjut, Ria mengimbau kepada pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol.

"Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah saat berada di rest area, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan," ujar Ria.

Kemudian, bagi pengguna jalan yang ingin kembali ke Jakarta dari Semarang, Ria mengimbau untuk memiliki saldo e-toll minimal Rp500 ribu.

"Siapkan saldo e-toll minimal Rp500.000 untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta untuk menghindari kekurangan saldo saat melakukan transaksi di GT Cikampek Utama," imbuh Ria.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memprediksi, arus balik akan terjadi pada 24 dan 25 April besok serta 1 Mei mendatang.

“Puncak arus mudik diperkirakan tanggal 24, 25 April, dan 1 Mei 2023,” kata Muhadjir saat konferensi pers, Minggu (23/4).

Untuk mengatasi penumpukkan lalu lintas, Muhadjir mengimbau kepada masyarakat yang tak memiliki kepentingan mendesak untuk menunda kepulangannya ke Jakarta. Ia menyarankan pemudik untuk kembali ke Jakarta pada tanggal 26-30 April 2023.

“Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat terutama yang tidak terburu-buru urusannya, tidak terlalu mendesak untuk segera kembali, bisa menunda jadwal kembali ke Jakarta yaitu antara tanggal 26 sampai 30 april 2023. Tentu saja bagi mereka yang memang tidak mungkin menunda, tidak ada larangan untuk tetap balik tanggal 24 dan tanggal 25 Aprill 2023,” ujar Muhadjir.

Tak hanya itu, Muhadjir juga meminta agar ada suatu kebijakan yang membuat masyarakat untuk kembali ke Jakarta di tanggal 26-30 April. Misalnya, tersedianya diskon moda-moda transportasi baik dari matra darat, laut, maupun udara.

“Saya mengapresiasi inisiatif yang telah dilakukan oleh Jasa Marga dalam memberikan dan seluruh operator jalan tol telah memberikan diskon 20 persen untuk ruas tol Semarang-Jakarta, yaitu mulai tanggal 27 April sampai 29 April 2023 dimulai jam 6 pagi dan diakhiri jam 6 pagi,” imbuhnya.

Rekomendasi