Pemprov DKI Fokus Selesaikan 11 KM Proyek NCICD Fase A Tanggul Pantai

Pemprov DKI akan bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyelesaikan proyek NCICD.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemprov DKI Fokus Selesaikan 11 KM Proyek NCICD Fase A Tanggul Pantai
Tanggul laut di utara Jakarta. ©2022 Merdeka.com/Imam Buhori

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal fokus melanjutkan pembangunan 11 kilometer (km) proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) fase A tanggul pantai. Pemprov DKI akan bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Yusmada Faizal ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) membahas pengembangan tanggul NCICD di DKI Jakarta.

"Nah, yang fokusnya tadi dua. NCICD itu kan ada NCICD A, itu kan tanggul pantai. Nah bekerja bersama Kementerian PU ada bagian-bagiannya," kata Yusmada di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/1).

Yusmada menjelaskan panjang total tanggul pantai yang dibangun ada 46 km. Dari 46 km itu, 13 km tanggul pantai sudah rampung dikerjakan. Sehingga, tersisa 33 km, 11 km di antaranya bakal dikerjakan Kementerian PUPR. Sementara itu, 22 km sisanya dibagi pengerjaannya antara Pelindo dan Pemprov DKI Jakarta.

"Nah 22 km oleh DKI ini ada revisi yang kita mengeluarkan ada area Pelindo sama Tanjung Priok itu tersisa tinggal 11 km. Nah, 11 km ini lah yang kita akan bangun tiga tahun ke depan. Clear ya," jelas Yusmada.

Yusmada menyebut 11 km yang ditangani Pemprov DKI Jakarta berada di empat klaster, yakni di Muara Angke, Pantai Mutiara, Ancol Barat, dan, klaster Kali Blencong. Pengerjaannya, kata Yusmada dilaksanakan multiyears atau tiga tahun dari 2023 hingga 2025.

Lebih lanjut, Yusmada menyampaikan untuk tiga tahun pembangunan sepanjang 11 km tanggul laut sudah ada total sekitar Rp595 miliar.

"Untuk sementara ini yang sudah teranggarkan tiga tahun itu Rp595 miliar untuk yang klaster Ancol Barat, Muara Angke, sebagian sama Blencong," ungkapnya.

Reporter: Winda Nelfira

Rekomendasi