Keputusan Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengganti Sekda DKI menuai sorotan. Apalagi, sejumlah dirut BUMD juga mengalami perombakan setelah masuknya Heru di Pemprov DKI per 17 Oktober 2022 silam menggantikan Anies Baswedan yang purnatugas.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, secara kasat mata kinerja Heru memang belum terlihat di dua bulan menjabat sebagai Pj gubernur. Namun menurutnya, kerja Heru justru menunjukkan pondasi pembangunan Jakarta.
"Ya kalau lihat sampai hari ini pasti kerjanya belum nampak. tetapi pondasi yang dibangun Pak Heru dalam melakukan percepatan pembangunan di Jakarta sudah kelihatan," kata Gembong kepada merdeka.com, Kamis (8/12).
Gembong menjelaskan, bentuk pondasi yang dimaksud adalah koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat (Pempus) berjalan baik.
"Koordinasi (dan) komunikasi yang dibangun Pak Pj antara Pemprov DKI sama pemerintah pusat itu sudah terbangun dengan baik. Terbukti segera melakukan eksekusi penanganan banjir khususnya dalam konteks sodetan Ciliwung dan BKT," tambah Gembong.
Namun demikian, DPRD DKI tetap menunggu gebrakan kinerja Heru.
"Eksekusinya apa cukup sebulan, dua bulan, kan tadi mungkin. Tapi ini pondasi yang sudah dibangun Pak Heru sudah cukup baik. Untuk terobosan yang berikutnya ya kita tunggu," kata Gembong.