Anies Harap Jokowi dan Ridwan Kamil Hadiri Peluncuran Jakarta International Stadium

Anies juga turut mengutarakan bahwa seluruh tahap rekonstruksi JIS telah selesai dan siap dipakai besok. Ia juga berharap dengan kehadiran JIS tersebut dapat menjadi babak baru sepakbola Jakarta.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Anies Harap Jokowi dan Ridwan Kamil Hadiri Peluncuran Jakarta International Stadium
Jakarta International Stadium. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Gubernur Anies Baswedan berharap Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, hadir dalam acara Launching Jakarta International Stadium (JIS) yang akan dilaksanakan, Minggu (23/7).

"Ini sifatnya bukan peresmian, tapi peluncuran, karena kita selebrasi. Jadi, semua pihak diundang dan kita harapannya siapapun yang diundang bisa hadir," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Sabtu (23/7).

Anies juga turut mengutarakan bahwa seluruh tahap rekonstruksi JIS telah selesai dan siap dipakai besok. Ia juga berharap dengan kehadiran JIS tersebut dapat menjadi babak baru sepakbola Jakarta.

Lebih lanjut, Anies juga mengatakan kegunaan JIS bukan sekedar untuk main bola saja, tapi bisa untuk even-even yang lain. "Sekaligus juga, besok untuk kegiatan-kegiatan konser menandai bahwa stadion ini bisa multifungsi," tuturnya.

Dalam acara Grand Launching JIS, Minggu (23/7). Acara tersebut akan dimeriahkan dengan konser musik yang diisi band papan atas diantarnaya, Dewa 19 feat Vhirza, Kotak, dan Setia Band.

Usai acara konser peluncuran JIS akan ditandai dengan laga persahabatan antara Persija dengan Chonburi FC klub asa Thailand.

Direktur Utama Persija Ambono Januarianto mengatakan, pihaknya merasa terhormat klubnya dapat menjadi saksi jelang penluncuran JIS.

"Ini merupakan suatu kehormatan besar sekali, apalagi rangkaian ini adalah pertandingan melawan tim internasional. Jadi walaupun liga sudah main, kita tetap bisa melaksanakan pertandingan ini," ungkap Ambono.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan salah satu fungsi JIS untuk menjadi home base atau kandang Persija Jakarta belum bisa terwujud karena terkendala masalah administrasi.

"Pertama ini JIS dibangun untuk menjadi home base-nya persija. Karena itu kita fasilitasi, untuk menjadi home base-nya," kata Anies.

"Secara prinsip sudah selesai tinggal masalah administrasi Insyaallah nanti dituntaskan," lanjut dia.

Anies menjelaskan untuk dapat menggunakan JIS sebagai kandang Persija, maka segala proses administrasi seperti verifikasi harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Termasuk ketika sekarang ini atau proses verifikasi, hal-hal yang administrasi harus dibereskan agar bisa digunakan. Jadi secara prinsip begitu," jelas Anies.

Anies menyampaikan masalah administrasi itu berkaitan dengan persyaratan yang menjadi ketentuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Masalah admistrasi ini akan ditangani oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Jadi ada persyaratan-persyaratan administrasi yg harus diselesaikan oleh Jakpro yg dipersyaratkan oleh PSSI, itu yang harus kita lengkapi," kata Anies.

Direktur Utama (Dirut) Persija Jakarta Ambono Januarianto menambahkan bahwa saat ini yang menjadi home base resmi Persija Jakarta ialah Gelora Bung Karno (GBK). Namun, Ambono menjelaskan tidak menutup kemungkinan Persija Jakarta akan main di GBK, JIS, dan Stadion Patriot, Bekasi.

"Tiga stadion itu yang kita daftarkan. Kenapa demikian perlu diketahui pendaftaran homebase hanya boleh 1 tapi mainnya boleh di mana-mana," jelas Ambono.

Kendati mengalami kendala administratif, Ambono optimis Jakarta Propertindo (Jakpro) dapat menyelesaikannya dalam waktu yang singkat. Sehingga, Persija Jakarta dapat menggunakan JIS.

"Jadi itu mungkin dalam waktu dekat harusnya bisa diselesaikan sehingga pada periode-periode berikutnya kita bisa menggunakan JIS," ujar Ambono.

Rekomendasi