Naik MRT Jakarta Tetap Aman di Masa Pandemi, Ini Protokol Kesehatan yang Diterapkan

Selain aman dan praktis, nikmati juga cashback 50% kalau melakukan pembayaran dengan DANA di aplikasi MRT Jakarta.

Wuri
Oleh Wuri - Reporter
Naik MRT Jakarta Tetap Aman di Masa Pandemi, Ini Protokol Kesehatan yang Diterapkan
Naik MRT Jakarta Tetap Aman di Masa Pandemi. ©2020 Merdeka.com

Naik transportasi umum memang seringnya bikin cemas di masa pandemi. Apalagi melihat update Covid-19 terus bertambah di Indonesia hingga menembus angka lebih dari 200 ribu kasus. Hal ini juga yang menyebabkan Pemda DKI Jakarta akan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) per 14 September 2020.

Buat kamu yang masih tetap harus berangkat ke kantor di masa PSBB berlangsung, naik MRT bisa menjadi pilihan yang aman dan nyaman di tengah pandemi. Apalagi pihak management MRT Jakarta telah menerapkan berbagai protokol kesehatan sedemikian rupa untuk mencegah penularan seperti berikut ini.

Membatasi Jumlah Penumpang Sehingga Bisa Tetap Jaga Jarak

Selama pandemi, MRT membatasi waktu operasionalnya, misalnya di hari kerja mulai pukul 05.00 sampai 21.00 sedangkan untuk akhir pekan dimulai dari pukul 06.00 hingga 20.00. Bukan hanya itu saja, jumlah penumpang dalam satu gerbong pun akan dibatasi. Per gerbong hanya akan diisi oleh 62-67 orang, dengan total maksimal 390 orang dalam satu rangkaian kereta.

Kebijakan ini diambil agar penumpang dapat menerapkan physical distancing dalam jarak aman. Selain dilarang duduk di kursi yang ditandai silang, penumpang yang berdiri di dalam gerbong pun wajib berdiri di area yang ditentukan.

Menyediakan Garis Antrian Sehingga Masuk MRT Nggak Berdesakan

Enggan mengantri berdesak-desakan terutama saat masuk MRT? Tenang, untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain, MRT sudah memasang stiker marka pada bagian peron hingga Ratangga yang wajib diikuti oleh semua penumpang. Selain itu, untuk menghindari kerumunan orang dan menghemat tenaga maupun waktu, pintu masuk dan keluar di ke-13 stasiun MRT pun sudah diatur agar tidak saling berpapasan.

Hand Sanitizer yang Tersedia di Beberapa Titik Ramai

©2020 Merdeka.com

Selain mewajibkan penumpang untuk membawa perlengkapan pribadi, salah satunya hand sanitizer, PT MRT Jakarta juga sudah menyiapkan cairan pembersih tangan ini di beberapa titik ramai penumpang. Tersebar di 13 stasiun MRT, hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus Corona. Gunakan setiap kali memasuki atau meninggalkan stasiun MRT atau tanpa sengaja menyentuh permukaan yang dapat menjadi media penyebaran penyakit.

Imbauan untuk Tidak Berbicara di dalam MRT

Virus Corona umumnya ditularkan lewat tetesan droplet saat penderitanya batuk, bersin atau sekadar berbicara. Oleh karena itu, PT MRT Jakarta mengeluarkan imbauan pada penumpang agar tidak berbicara di dalam kereta untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit. Selain diwajibkan menggunakan masker, penumpang diimbau untuk tidak melakukan percakapan, baik dengan orang lain atau melalui handphone.

Pembersihan MRT rutin dengan Disinfektan dan UVC Sterilization Light

Kebersihan moda transportasi publik menjadi prioritas di tengah new normal ini. Biasanya, pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan cairan disinfektan, tapi kini juga dilengkapi dengan UVC Sterilization Light.

Dimulai dari bagian luar kereta, penyinaran menggunakan lampu UV untuk membunuh virus ini dilakukan selama 15 menit pada masing-masing gerbong. Dilakukan setiap malam bersamaan dengan pengecekan dan perawatan harian, protokol ini diharapkan dapat memberi rasa nyaman dan aman pada para penumpang MRT.

Bisa Beli Tiket Online di Aplikasi MRT Jakarta

Selama pandemi, MRT Jakarta sudah meniadakan pembelian tiket langsung. Jika ingin memanfaatkan MRT sebagai moda transportasi, calon penumpang bisa membeli tiket online lewat aplikasi MRT Jakarta. Bayarnya pun cashless sehingga minim kontak fisik dengan petugas maupun calon penumpang lainnya.

Selain aman dan praktis, nikmati juga cashback 50% kalau melakukan pembayaran dengan DANA di aplikasi MRT Jakarta. Promo ini diperpanjang hingga 30 September 2020, lho. Ayo manfaatkan penawaran ini dan tetap patuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan!

Halaman
Rekomendasi