Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, perempuan berinisial A (20) yang menjadi penyalur wanita di bawah umur kepada buronan FBI, Russ Albert Medlin, sempat sembunyi dari kejaran polisi. A ditangkap di bukit daerah Kabupaten Lebak, Kecamatan Majasari, Banten.
"Siang tadi yang DPO kasus buronan FBI yang kemarin sudah kita amankan, yang memang A ini yang menyediakan beberapa wanita di bawah umur kepada tersangka. Siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB lebih, berhasil diamankan. Dan dia berada di satu bukit di sana," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/6).
Katanya, anggota harus mendaki bukit beberapa jam untuk menangkap A. Di mana sebelumnya anggota mengecek rumah A namun ternyata sudah melarikan diri. Saat ditangkap, polisi pun sempat menanyakan perihal kasus ini. Soal sejak kapan A kenal dengan Albert, Yusri mengaku saat ini masih didalami. Namun, A mengaku dirinya tahu menjadi DPO polisi dari teman-temannya.
"Memang dia dapat informasi dari teman-temannya, ada temannya menyatakan dia dicari oleh kepolisian menyangkut masalah WN asing yang berhasil diamankan. Yang bersangkutan sekarang sudah diamankan dan sekarang dalam perjalanan menuju Polda Metro Jaya untuk kita lakukan pemeriksaan terhadap A," pungkas Yusri.
Sebelumnya, Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap seseorang Warga Negara Amerika Serikat yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Federal Bureau of Investigation (FBI). Pelaku yang beralamat tinggal di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diketahui atas nama Russ Albert Medlin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkapan yang dipimpin AKBP Dhany Aryanda dan Kompol Rovan Richard Mahenu ini berdasarkan kasus persetubuhan anak di bawah umur.
"Polisi berhasil melakukan Penangkapan terhadap DPO FBI yang melakukan persetubuhan anak di bawah umur," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (16/6).