Bongkar JPO HI, Anies segera bangun pelican crossing

Pemprov DKI Jakarta segera membuat pelican crossing sebagai pengganti jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bundaran HI yang akan dirobohkan dengan alasan keindahan dan tak ramah difabel.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Bongkar JPO HI, Anies segera bangun pelican crossing
JPO di Sudirman. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Pemprov DKI Jakarta segera membuat pelican crossing sebagai pengganti jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bundaran HI yang akan dirobohkan dengan alasan keindahan dan tak ramah difabel.

Pelican Crossing merupakan fasilitas penyeberangan yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas. Biasanya dilengkapi dengan tombol untuk mengaktifkan lampu lalu lintas, bila tombol dipencet maka beberapa saat kemudian lampu bagi pejalan kaki diaktifkan dan menjadi hijau bagi pejalan kaki, dan merah untuk lalu lintas kendaraan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pembuatan pelican crossing akan selesai dalam waktu paling lambat satu pekan dan memakan dana Rp 100 juta.

"Anggarannya nanti dicek lagi, tapi kira-kira diperlukan sekitar Rp 100 juta. Ada 4 titik di situ kan, ada tengahnya, ada island itu, ada trotoar tengah yang dulu dipakai untuk pembatas jalan sekaligus tempat transit TransJakarta, itu yang terkait dengan pelican crossing," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/7).

Pengerjaan pelican crossing akan mulai dilakukan pekan depan. Saat ini Tim dari Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga melakukan survei untuk pemasangan pelican crossing.

"Akan dimulai weekend besok. Mudah-mudahan tidak lama akan selesai karena kalau pelican crossing itu relatif simpel," ucap Anies.

Anies menyebut pelican crossing merupakan fasilitas sementara untuk pejalan kaki. Nantinya akan ada penyeberangan bawah tanah yang saat ini masih proses pembangunan oleh MRT.

"Oh ya nanti kalau sudah selesai jembatan bawah tanah, maka pelican crossing ini tak lagi diaktifkan. Jadi ini kami menggunakan pelican crossing karena jembatan bawah tanah yang disiapkan oleh MRT belum bisa digunakan sekarang," ujar Anies.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi