Balai Kota hari ini, dari berebut foto dengan Ahok sampai kulineran

Balai Kota hari ini, dari berebut foto dengan Ahok sampai kulineran. Antrean untuk bertemu dan photo bareng Ahok terlihat di bagian pendopo. Pemandangan warga yang berdesak-desakkan terlihat di pintu masuk, tak sedikit pula yang datang dengan mengenakkan kostum kotak-kotak ciri khas relawan Ahok-Djarot.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Balai Kota hari ini, dari berebut foto dengan Ahok sampai kulineran
Balai Kota diserbu warga. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Sampai hari ini, Balai Kota DKI Jakarta masih kebanjiran kiriman karangan bunga untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Bahkan bagian dalam lapangan Balai Kota sudah tak mampu lagi menampung karangan-karangan bunga tersebut, akibatnya banyak karangan bunga yang ditaruh di pinggir jalan raya di sekitar kantor gubernur itu.Hal itu membuat lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan menjadi tersendat. Selain itu, banyak pengendara yang menepikan kendaraannya karena ingin melihat karangan bunga tersebut.Petugas berulang kali menegur pengendara tersebut. "Pak jangan diparkir di sini kendaraannya," ujar salah satu petugas dishub, Kamis (27/4).Pemandangan di depan Balai Kota tampak seperti sebuah galery pameran bunga. Trotoar berubah menjadi lorong bunga yang dipadati oleh warga.Memasuki Balai Kota, terlihat banyak warga yang datang berkunjung. Tujuan utama mereka adalah untuk berfoto bersama Ahok.Antrean untuk bertemu dan foto bareng Ahok terlihat di bagian pendopo. Pemandangan warga yang berdesak-desakkan terlihat di pintu masuk, tak sedikit pula yang datang dengan mengenakkan kostum kotak-kotak ciri khas relawan Ahok-Djarot.Meski sudah diatur dengan sistem antre dan dijaga petugas, mereka masih terus berdesak-desakkan meski sudah diingatkan berulangkali melalui pengeras suara. "Bapak ibu sabar, jangan dorong-dorongan semua akan terlayani. Enggak usah buru-buru, tenang saja," ujar petugas.Warga yang sudah masuk pendopo nantinya akan diarahkan keluar melalui pintu samping. Di sana mereka akan menemukan bazar yang sedang diadakan di Balai Kota. Warga yang kehausan atau lapar bisa langsung menjajal kuliner tradisional di tempat tersebut.

Rekomendasi