Ibu Kota Jakarta bakal menjadi penyelenggaraan Asian Games 2018. Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penyelenggaraan tersebut melalui pembangunan Light Rapid Transit (LRT). Pengerjaan proyek LRT Koridor 1 (fase pertama) dengan rute Kelapa Gading–Velodrome (Rawamangun) pun terus dikebut.Pihak PT Jakpro, sebagai pemegang proyek, mengatakan saat ini pengerjaan LRT masih dalam proses pengerjaan. "Sejauh ini masih dalam tahap pengerjaan. Dan untuk P101 pekerjaan persiapan, soil testing, clearing sudah 100%," kata Direktur Utama PT Jakpro, Satya Heragandhi."P102 (pekerjaan utama: relokasi utilitas, Stasiun, Viaduct, Depo, Track, Persinyalan, Power, dll) progresnya baru empat persen, sudah dimulai sejak 1 Januari. Sejauh ini sebanyak 158 lubang SFH dibor. Sementara P103 (Pengadaan Rolling atau Light Rail Vehicle) juga sudah dimulai dan akan delivery pertama bulan Mei 2017," jelasnya.Kemudian, nantinya LRT koridor 1 akan memiliki enam stasiun layang. Total panjang lintasan untuk jalur prioritas Asian Games 2018 sekitar 5,8 Km (termasuk Depo). Ke-6 stasiun layang tersebut adalah Stasiun Mal Kelapa Gading, Stasiun Kelapa Gading Boulevard, Stasiun Pulomas, Stasiun Pacuan Kuda, Stasiun Velodrome, dan Stasiun Depot. Ditargetkan pada akhir 2017, pembangunan fisik moda transportasi berbasis rel itu sudah bisa mencapai 80 persen agar bisa rampung sebelum Opening Ceremony Asian Games yang dihelat pada 18 Agustus 2018.Hanya saja, uji coba masih perlu dilakukan untuk menentukan kelayakan penggunaan LRT. Angkutan massal ini nantinya juga akan menjadi penunjang bagi kontingen peserta Asian Games 2018 dari Wisma Atlet di Kemayoran hingga arena olahraga di kawasan Pulomas dan Rawamangun."Pembangunan rute Velodrome–Kelapa Gading ini bisa dibilang mulus lantaran proses pembebasan lahan yang berjalan lancar. Bahkan saat ini, pembebasan seluruh lahan telah rampung. Namun prosesnya masih menyisakan 7 persen pekerjaan karena masih menunggu lokasi penanaman dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI untuk penanaman pohon kembali sebanyak 2300 pohon," ujarnya.Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama perkembangan pengerjaan proyek LRT Kelapa Gading–Velodrome cukup menggembirakan karena dibangun dengan progress lebih cepat dibandingkan target sebelumnya."Untuk bagian DKI semua sesuai jadwal, malah Velodrome lebih cepat targetnya bulan ini, 30 persen progresnya, tapi kami bisa 33 persen," ucapnya.Tak hanya itu, Pemprov DKI melalui Jakpro juga berencana membangun apartemen dengan harga subsidi di atas Depo LRT fase 1 Kelapa Gading-Velodrome. Apartemen yang akan dibangun diperuntukkan bagi kalangan menengah, sehingga mereka bisa tinggal di apartemen di tengah kota dengan harga terjangkau."Mereka tinggal di apartemen dengan harga kos. Ini program yang pertama, Rp 2,5 juta–Rp 3 juta sebulan, ujar Basuki Tjahaja Purnama usai meninjau lokasi Depo LRT di Kelapa Gading.Selain Depo LRT, ke depan, beberapa fasilitas umum seperti terminal, stasiun dan pasar juga akan terintegrasi dengan rusun. "Di atas stasiun, terminal, halte, ada rumah susun, termasuk pasar perkulakan. Kami ingin berikan subsidi," jelas Ahok.
Pembangunan LRT sebagai dukungan Pemprov DKI untuk Asian Games 2018
Pihak PT Jakpro, sebagai pemegang proyek, mengatakan saat ini pengerjaan LRT masih dalam proses pengerjaan.
Advertisement
Rekomendasi