Polisi telah mengamankan delapan orang yang diduga telah menganiaya suporter Persib Bandung, Muhammad Rofi Arrahman alias Omen (17) hingga tewas pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Omen diserang sekelompok pemuda di Jalan raya Inspeksi Kalimalang, Kampung Tegalgede, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto mengatakan, dirinya belum tahu delapan ABG tersebut merupakan anggotanya."Saya belum dapat konfirmasi dari Polda Metro maupun Jabar. Biasanya dapat konfirmasi, apapun yang terjadi di bawah pasti ada konfirmasi," ujar Richard saat dihubungi, Selasa (25/10).Richard akan segera mengecek. Dia juga akan mencari tahu apakah delapan orang itu memang anggota sah atau hanya orang yang mengaku sebagai suporter Jakmania. "Itu harus dicek dulu, kejadian itu memang betul apakah si korban memang kelompok itu, itu harus diklarifikasi dulu. Kemudian, apakah betul yang si oknum tersebut apakah dari Jakmania atau bukan. Maksudnya, jangan juga ini terjadi ditarik-tarik," ujar Richard.Dia tak mau insiden yang dialami Omen dan penangkapan delapan itu dimanfaatkan segelintir orang jelang laga bergengsi Persija vs Persib pada 5 November mendatang."Jangan sampai ini menjadi bahan provokasi nantinya, itu maksud saya. Karena urusannya bisa panjang lebar. Karena Jakarta juga mau pilkada dan lain-lain, bisa menjadi isu nasional," tegasnya.Sebelumnya, aparat kepolisian membekuk delapan pelaku pengeroyokan suporter Persib saat usai dilempari batu dan terjatuh dari motor. Kedelapan pelaku tersebut dipastikan merupakan kelompok suporter Jakmania. Delapan orang itu adalah Muhammad Iqbal (17), Rega (17), Diki Afandi (16), Muhammad Zeno (16), Gilaf Bintang Kharisma (16), Muhammad Topan Prayoho (18), Abdul Rahman (18), dan Muhamad Fauzi (17).
Ketum Jakmania cek 8 orang diamankan terkait suporter Persib tewas
Ketum Jakmania cek 8 orang diamankan terkait suporter Persib tewas. Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto mengatakan, akan mencari tahu apakah delapan orang itu memang anggota sah atau hanya orang yang mengaku sebagai suporter Jakmania. Dia tak mau kejadian itu dimanfaatkan jelang laga Persib vs Persija.