Sejarawan JJ Rizal menyayangkan sekali kepemimpinan Ahok dalam perkembangan Jakarta khususnya keselarasan kebudayaan betawi yang ada sejak dulu kala. Bahkan Rizal menganggap Ahok perlahan 'membunuh' budaya betawi."Menurut saya gubernur sekarang tidak memperhatikan Jakarta terutama betawi. Gubernur lebih sibuk membunuh aspek budaya betawi," kata Rizal kepada wartawan, Minggu (6/3).Membunuh aspek betawi yang dimaksud Rizal yakni salah satunya dibunuhnya secara sistematis terstruktur kebudayaan laut orang betawi. Orang betawi yang sudah tidak mendapat keselarasan lagi-lagi kembali tersingkir dengan adanya proyek reklamasi. "Selain kesejahteraan minim, sekarang ada reklamasi. Gubernur dibilang secara tidak langsung membunuh kemakmuran warga betawi yang ada di sana," ujarnya.Terkait hal itu, Rizal pun membanding-bandingkan masa pimpinan Ahok dan Ali Sadikin (Gubernur tahun 1966-1977). Menurutnya, tak ada satu pun Gubernur DKI yang peduli terhadap kebudayaan Betawi selain Ali Sadikin."Setahu saya sampai saat ini tidak ada satu pun gubernur setelah Bang Ali yang bisa mengelola kebudayaan Betawi di Jakarta dalam konteks kota yang punya identitas kultural," tuturnya."Waktu Jakarta masih diurus Bang Ali, kebudayaan betawi sangat menarik karena beliau membangun betawi dengan sangat besar dan sukses, tapi sukses saja bagi dia tak cukup, harus ada bangunan batin dan menjadi aspek penting periode ke 2 kota jakarta dan menarik pencarian identitas kultural jakarta. "Betawi memiliki kebudayaan yang secara historis sangat plural dan demokratis. Hal yang mana ditunjukan dari beragamnya kebudayaan Betawi, mulai dari kesenian, makanan, maupun cara berbahasa. Itu menunjukkan sikap yang sangat kosmopolit," ujarnya."Yang menyedihkan, tidak ada satu pun gubernur atau calon gubernur setelah Bang Ali yang menganggap unsur kebudayaan di Jakarta sangat penting dalam berpresektif kita di kota kosmopolit," tandasnya.
JJ Rizal sebut reklamasi teluk Jakarta bunuh kebudayaan betawi
Bahkan Rizal menganggap Ahok perlahan 'membunuh' budaya betawi.
Advertisement
Rekomendasi