Gorok ayah sendiri, pelaku diketahui mengidap gangguan jiwa

Pelaku juga tampak tak merasa bersalah dan berperilaku normal usai pembunuhan terjadi.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Gorok ayah sendiri, pelaku diketahui mengidap gangguan jiwa
Korban penggorokan Rawa Koja. ©2015 Merdeka.com

S (37) tega menggorok leher ayahnya Hassan (70) hingga tewas bersimbah darah di Koja, Jakarta Utara. Tak hanya itu, pelaku juga tampak tak merasa bersalah dan berperilaku normal usai pembunuhan terjadi.Sebelum membunuh ayahnya sendiri, korban dikenal mengalami gangguan jiwa jika sedang sendirian atau bersama keluarganya. Namun, perilakunya justru tampak normal saat bergaul dengan warga sekitar."Lumayan deket, yang normal, pelaku rada gangguan jiwa. Tapi sama warga biasa, main catur bisa. Kalau sendirian gak normal. Suka ngamuk sendiri-sendiri," ungkap tetangga korban, Muhammad Fahrizal (25) di lokasi kejadian, Sabtu (10/10).Dia mengungkapkan, pelaku kerap marah-marah ketika korban tidak memenuhi permintaan pelaku. Padahal, S sudah memiliki usaha sendiri sebagai pencari kayu bekas di pelabuhan."Kalau enggak dikasih oleh korban, si pelaku suka ngamuk," ucapnya singkat.Sebelumnya, Hasan (70), warga Jalan Perjuangan B Tanah Merah Bawah, RT 04/RW 11, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya di rumahnya pada Jumat (10/10) sekira pukul 15.30 WIB.Menurut tetangga samping rumah korban, Muhammad Fahrizal (25), Hasan menjadi korban pembunuhan oleh anak kandung pertamanya berinisial S (37). Hasan ditemukan tewas pertama kali oleh anak bontotnya bernama Nining saat hendak melihat ayahnya.

Rekomendasi