Joko Widodo (Jokowi) berstatus Gubernur DKI Jakarta non-aktif, terhitung sejak tanggal 1 Juni 2014 dan Wagub Basuki T Purnama alias Ahok ditunjuk sebagai Plt Gubernur DKI. Jelang HUT DKI yang ke-487, Jokowi yang kini menjadi capres fokus untuk bertarung dalam Pilpres melawan capres Prabowo Subianto.Ultah Jakarta pada 22 Juni mendatang diperkirakan bakal tak semeriah tahun lalu, setelah ditinggal orang nomor satu DKI itu. Tahun lalu, Jokowi memanjakan warga Jakarta dengan kemeriahan pesta rakyat.Parade, pemilihan Abang None dan drama musikal Ariah yang sebelumnya digelar Jokowi dipastikan absen tahun ini. Ditambah, Ortus Holding milik Edward Soeryadjaya yang menjadi sponsor utama event tahunan tersebut belum menyetujui kontrak kerja sama dengan Pemprov DKI.Apalagi dalam pertemuan terakhir antara Ahok dengan Edward terjadi sedikit ketegangan. "Intinya supaya saya nggak banyak ngomong. Lu kenal gue kenapa nggak ngomong baik-baik katanya. Nah, gue bilang, Lu juga ngomong-ngomong di kompasiana dan iklan di media," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (4/6).Menurut Ahok, Edward tidak membuat janji terlebih dahulu untuk menemuinya. Padahal, hari ini Ahok disibukkan oleh banyaknya rapat. Sehingga pertemuan antara Ahok dan Edward berjalan sangat singkat."Ya pasti cemberut lah (keluar ruangan). Dia langsung datang tiba-tiba. Datang tidak pakai jadwal. Katanya 'kita kan temen, kita bisa ngomong baik-baik'," kata Ahok.Ahok enggan berspekulasi terkait sponsor Ortus tahun lalu. Ahok menduga ada maksud tertentu bantuan dan dukungan Ortus tahun lalu."Mana aku tahu. Kayaknya nggak ada ya (tahun ini)? Berarti ada udang di balik batu dong," ujar Ahok seraya tertawa di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (3/6).Meski belum ada sponsor utama dalam pagelaran HUT DKI ke-487, Ahok tetap optimis ulang tahun Jakarta akan tetap ramai seperti biasanya meski tak didukung Ortus Holding. Ahok meyakinkan warga ulang tahun Ibu Kota bakal ramai meski dangdut jadi acara utama. "Enggak ada tuh. Kayaknya enggak bikin acara nari-nari lagi. (Ultah DKI) ramai aja. Dangdut juga ramai," jelas Ahok.
Jokowi nyapres, HUT DKI Jakarta tak semeriah tahun lalu
Selain ditinggal Jokowi, Plt Gubernur Ahok belum mendapat sponsor utama.
Advertisement
Rekomendasi