Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) mengungkapkan, pendeklarasian dirinya sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan tidak akan mengganggu tugasnya. Bahkan, kata dia, tugasnya selama tiga bulan ke depan atau ketika kampanye Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) juga tidak akan terganggu.Jokowi menambahkan, tugasnya sebagai gubernur dan program yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa ditinggal dan siap dilaksanakan. Menurutnya, yang terpenting tetap melakukan manajemen kontrol."Nggak ada (gangguan), perencanaannya sudah final, Oktober sudah diputuskan. Kan tinggal melaksanakan. Mengorganisasi. Segera laksanakan. Pelaksanaan. Kerja pemerintahan alurnya seperti itu. Kemudian pelaksanaan, plek-plek-plek, manajemen kontrol dijalankan cek kontrol, cek kontrol," tutur Jokowi di Balaikota, Jakarta, Kamis (10/4/2014).Untuk masalah kontrol program Pemprov DKI Jakarta, Jokowi melimpahkannya ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)."Ngerti ndak aturannya? Yang bidang pengawasannya siapa? Wakil gubernur. Pembinaan? Wakil gubernur," tegasnya.Jokowi sudah mendeklarasikan diri menjadi bakal calon presiden dari PDI Perjuangan sejak Jumat (14/3). Setelah disibukkan dengan agenda kampanye pemilu legislatif, tiga bulan ke depan jadwal Jokowi akan dipadatkan oleh kampanye pemilu presiden.
Program diawasi Ahok, Jokowi sebut nyapres tak ganggu tugasnya
"Ngerti ndak aturannya? Yang bidang pengawasannya siapa? Wakil gubernur. Pembinaan? Wakil gubernur," kata Jokowi.