Lupa matikan keran wudhu, pak haji dikeroyok kerabat istri

Akibat pemukulan itu, muka korban mengalami luka lebam. Selain itu hidung korban juga berdarah akibat pengeroyokan.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Lupa matikan keran wudhu, pak haji dikeroyok kerabat istri
Lupa matikan keran wudhu, pak haji dikeroyok kerabat istri

Hanya karena lupa mematikan keran tempat mengambil wudhu, Abdul Muis (39) dianiaya. Yang membuat kasus penganiayaan ini miris adalah, pria yang sudah menunaikan haji ini dikeroyok oleh kerabat istrinya.Kapolsek Metro Kalideres Kompol Juang Adi Prayitno membenarkan kejadian ini. Menurutnya, akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian muka."Pelakunya masih kerabatnya sendiri," ujar Adi Prayitno saat dihubungi, Kamis (2/1).Aksi pemukulan ini sendiri terjadi pada Rabu (1/1) saat korban sedang mengambil wudhu salat Ashar, di rumah mertua korban, di Jalan Utan Jati, RT 1 RW 11, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Korban yang merupakan suami dari Susilowati, dikeroyok oleh Irfan (36) dan Atikah (34) yang merupakan kerabat istri korban.Aksi pemukulan tersebut bermula saat korban lupa mematikan keran air. Oleh Fitri, yang merupakan istri pelaku, Irfan, korban ditegur sembari teriak.Mendengar istrinya terlibat cekcok mulut, Irfan menghampiri korban dan menempeleng pipi korban. Pelaku Artikah ikut memukul korban dengan melayangkan bogem mentah berkali-kali.Akibat pemukulan itu, muka korban mengalami luka lebam. Selain itu hidung korban juga berdarah akibat pengeroyokan tersebut.

Rekomendasi