PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersedia mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan normalisasi dan revitalisasi kawasan Waduk Pluit. Hal ini terkait dengan pengosongan lahan di Waduk Pluit hingga permintaan Pemprov DKI untuk dibangunkan jalan inspeksi, Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPAB) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), PT Jakpro menyatakan siap mewujudkan rencana tersebut."Sebagai perusahaan yang dimiliki Pemprov DKI, pokoknya kita harus tunduk dan ikut dengan apa yang digariskan oleh pemerintah daerah. Kita akan support semua kegiatan yang direncanakan Pemprov. Kami harapkan dengan keberadaan kami, apa yang menjadi program Pemprov itu bisa berhasil," kata Budi Karya usai bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/5).Menurutnya, program normalisasi dan revitalisasi Waduk Pluit merupakan program yang sangat baik karena dapat mengurangi banjir. Tidak hanya menguntungkan Pemprov DKI, tetapi juga memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi warga Jakarta bisa terhindar dari banjir.Terkait permintaan Ahok supaya PT Jakpro membangun taman, jalan, IPAL dan IPAB, mantan Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) ini menegaskan siap merealisasikan pembangunan ketiga infrastruktur tersebut. Terhadap lahan milik Jakpro yang akan dibongkar, Budi mengatakan akan mengklarifikasi sertifikat kepemilikan tanah tersebut."Pokoknya kita akan ikut. Itu akan menjadi taman, IPAL dan IPAB. Jadi kita akan ikut apa yang digariskan Pemda. Karena kita milik pemda, dan kita tahu programnya itu baik. Selayaknya kita sebagai warga negara juga men-support-nya," jelasnya.Sedangkan untuk pembiayaan pembangunan, Budi menegaskan akan menyesuaikan dengan prinsip good corporate governance. "Berkaitan dengan biaya akan dilakukan sesuai dengan prinsip good corporate governance," tuturnya.
Usai bertemu Ahok, PT Jakpro tunduk soal tanah di Waduk Pluit
"Sebagai perusahaan yang dimiliki Pemprov DKI, pokoknya kita harus tunduk dan ikut," kata Budi.
Advertisement
Rekomendasi