Kronologi Napi di Sukabumi Kabur Saat Jalani Asimilasi

Narapidana itu sebenarnya akan bebas dari lapas dua bulan lagi dan sedang menjalani program asimilasi di Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Azzura Galexia
Oleh Azzura Galexia - Reporter
Kronologi Napi di Sukabumi Kabur Saat Jalani Asimilasi
Ilustrasi tahanan kabur.

Seorang narapidana tindak pidana pencurian dengan pemberatan bernama Patah alias Acil melarikan diri ketika sedang menjalani asimilasi yang dilakukan di Lapas Kelas IIB Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (17/8) lalu.

"Iya (betul ada narapidana melarikan diri)" kata Kakanwil Ditjenpas Jabar, Yudi Suseno, ketika dikonfirmasi pada Kamis (20/8).

Yudi menyebut Acil sebenarnya akan bebas dari lapas dua bulan lagi dan sedang menjalani program asimilasi di Pondok Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang ada di Lapas IIB Warungkiara.

"Napi yang lari sebetulnya sudah kerja di kegiatan sarana asimilasi dan edukasi di lahan SAE," ujar dia.

Namun, ketika sedang menjalani asimilasi, Acil didapati petugas sedang bermain ponsel dan mendapat teguran. Diduga, dikarenakan khawatir teguran itu berpengaruh terhadap penilaian asimilasi yang dilakukan oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Acil memutuskan untuk kabur dari lapas.

"Mungkin karena kepikiran terus, jadinya galau karena komitmen yang kerja di program tersebut kan tidak boleh melanggar aturan, jadi ambil kesempatan untuk kabur," jelas dia.

Yudi memastikan Acil sedang dicari dengan melibatkan petugas dari kepolisian. Diharapkan, Acil dapat segera ditemukan.

Di sisi lain, sambung Yudi, petugas jaga sedang diperiksa. Apabila nantinya ditemukan ada unsur kelalaian, dipastikan akan ada sanksi yang dikenakan.

"Untuk kesalahan, jika terbukti ada, sekecil apapun pasti ada sanksi," kata dia.

Rekomendasi