Ahok kasihan pada Farhat jadi tersangka kasus penghinaan ras

"Aduh yang mana itu, aku sudah lupa tuh. Masak lama amat sih tersangkanya. Kan sudah lama masalahnya," kata Ahok.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Ahok kasihan pada Farhat jadi tersangka kasus penghinaan ras
Ahok. ©2013 Merdeka.com/m. luthfi rahman

Wakil Gubernur DkI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebenarnya sudah lupa dengan kasus penghinaan ras oleh Farhat Abbas via jejaring sosial Twitter. Namun proses hukum di Polda Metro Jaya tetap diproses, bahkan Farhat sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka."Aduh yang mana itu, aku sudah lupa tuh. Masak lama amat sih tersangkanya. Kan sudah lama masalahnya, kan aku enggak nuntut kita enggak nuntut. Saya sudah enggak ada masalah," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/5).Politikus Gerindra ini mengaku tidak tahu menahu jika hal tersebut dilaporkan oleh Anton Medan. Namun, dia mengatakan jika urusan itu sudah menjadi kewenangan aparat kepolisian. "Itu urusan polisi lah. Enggak tahu aku, tapi kasihan lah ya," tegasnya.Ahok baru mengetahui Farhat nyaleg DPR RI Dapil DKI Jakarta III melalui partai Demokrat. Jika nyaleg dari Gerindra, Ahok merasa malu."Partai apa sih dia? Oh kirain Gerindra. Kalau Gerindra sayang dong," ucap Ahok sembari tertawa.Sebelumnya, Farhat Abbas dipolisikan oleh Anton Medan lantaran menulis dalam akun twitternya @farhatabbaslaw : Ahok sana sini plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke orang umum katanya ! Dasar Ahok plat aja diributin ! Apapun plat nya tetap C***!Kicauan Farhat tersebut sontak memancing sejumlah komunitas masyarakat yang berasal dari etnis Tionghoa. Atas perbuatannya itu, Farhat Abbas dijerat Pasal 4 huruf b angka 1 UU No. 40 tahun 2004 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dengan ancaman lima tahun penjara.

Rekomendasi