Jokowi: Kerugian akibat banjir Rp 20 triliun

"Daripada terus-terusan mengeluarkan uang untuk membayar kerugian, lebih baik untuk bangun deep tunnel," kata Jokowi.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Jokowi: Kerugian akibat banjir Rp 20 triliun
banjir bundaran hi. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Kerugian materi akibat banjir Jakarta jumlahnya tidak sedikit. Gubernur Joko Widodo mengatakan, kerugian yang ditimbulkan akibat banjir diperkirakan mencapai Rp 20 trilliun."Kerugian akibat banjir ini tidak sedikit. Kalau dihitung-hitung, total kerugian banjir pada tahun ini kira-kira mencapai Rp 20 triliun," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (22/1).Menurut Jokowi, daripada biaya anggaran digunakan untuk membayar kerugian akibat bencana banjir, lebih baik dialokasikan untuk pembangunan terowongan deep tunnel."Deep tunnel ini merupakan solusi banjir jangka panjang. Jadi, daripada terus-terusan mengeluarkan uang untuk membayar kerugian, lebih baik untuk membangun deep tunnel," kata Jokowi."Kalau memang pembangunan deep tunnel ini dirasa berat dari sisi anggaran, kita bisa ajak pihak swasta untuk ikut masuk dalam proyek ini. Kita ajak mereka (pihak-pihak swasta) untuk berinvestasi," tuturnya.Kemudian Jokowi mengungkapkan bahwa biaya yang diperlukan untuk membangun deep tunnel diperkirakan sebesar Rp 16 triliun. Sedangkan total kerugian akibat banjir mencapai Rp 20 trilliun.Sehingga, menurut dia, lebih baik membangun deep tunnel daripada membayar kerugian. "Kita harus punya skenario untuk menghadapi banjir. Dengan deep tunnel ini, ketika air sudah mencapai bibir tanggul atau bahkan jebol, maka kita sudah tahu kemana air tersebut harus dialirkan," tandasnya.

Rekomendasi