Pemprov DKI Jakarta resmi meluncurkan sistem elektronik tiket (e-ticketing) untuk mendukung sistem angkutan umum terintegrasi jalur busway. Kartu ini bisa digunakan untuk angkutan umum Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB), Kopaja dan Metromini AC.Untuk urusan tarif, saat ini masih dilakukan per angkutan. Tapi ke depan, sistem ini akan diseragamkan."Saat ini penumpang dari bus Transjakarta harus membayar tiket sebesar Rp 3.500 per orang ditambah dengan tarif APTB sebesar Rp 6.000 per orang atau tarif Kopaja dan Metromini AC sebesar Rp 5.000 per orang," kata Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono, usai peluncuran e-ticketing di Monas, Jakarta, Selasa (22/1).Pris yakin sistem ini bisa mendukung operasional dan peningkatan pelayanan bus TransJakarta lebih optimal. Sebab, hanya dengan satu kartu bisa menikmati tiga jenis angkutan berbeda."Dari sisi BLU Transjakarta, pendapatannya dari penjualan tiket dapat lebih terukur dan akuntabel. Karena sistem e-ticketing digunakan dengan sistem terbuka. Sehinga di masa mendatang tetap terbuka peluang kartu-kartu pra bayar dari bank lainnya yang telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia," jelasnya.Dalam kesempatan yang sama, BLU Transjakarta selaku pengelola berharap sistem pengelolaan uang dari hasil penjualan tiket lebih transparan. Dalam rangka mendukung sistem ini, di 12 koridor busway dipasang satu alat card reader untuk membaca kartu e-ticketing."Card readernya bisa membaca seluruh kartu yang ada. Meski setiap kartu berbeda-beda gambarnya karena dikeluarkan oleh lima bank yang berbeda, jangan khawatir lima kartu tersebut bisa dibaca semuanya," ungkap Kepala BLU Transjakarta M Akbar saat ditemui di tempat yang sama.Menurutnya, alat card reader ini akan langsung membaca kartu dan mengurangi saldo yang ada dalam kartu tersebut. Seluruh transaksi tersebut akan dilaporkan kepada lima bank yang bekerja sama dengan Pemprov DKI yakni Bank Mandiri, Bank DKI, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Central Asia (BCA) dan Bank Negara Indonesia (BNI)."Transaksi akan diberitahukan kepada kelima bank tersebut. Penumpang bisa top up melalui ATM kelima bank bila memiliki nomor rekening di lima bank itu. Tapi bisa juga top up di beberapa halte busway," jelas Akbar.
Ke depan, tarif angkutan umum terintegrasi akan disamakan
Saat ini, sistem tarif masih per-angkutan. Untuk TransJ Rp 3.500, APBT Rp 6.000, Kopaja dan Metromini AC Rp 5.000.
Advertisement
Rekomendasi