Jokowi masa bodoh dengan 100 hari kerja

"Silakan dinilai, baik silakan dan tidak baik silakan. Yang penting saya bekerja," tegas Jokowi.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Jokowi masa bodoh dengan 100 hari kerja
jokowi pantau tanggul jebol. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Hari ini, 22 Januari, Joko Widodo dan Basuki T Purnama genap 100 hari bekerja sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Saat ditanya perasaannya telah melawati 100 hari kerja, pria yang akrab disapa Jokowi itu menanggapi dengan cuek."Saya nggak punya seratus hari, seribu hari, yang penting saya bekerja," kata Jokowi usai launching e-Ticketing di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (22/1).Mantan wali kota Solo ini tak menghiraukan pujian ataupun kritikan dari sejumlah kalangan atas cara kerjanya. Jokowi menegaskan yang terpenting baginya adalah bekerja sesuai jabatan yang disandangnya."Silakan dinilai, baik silakan dan tidak baik silakan. Yang penting saya bekerja, silakan masyarakat menilai," tegas Jokowi.Dalam seratus hari kerjanya, pasangan yang diusung dari PDIP dan Gerindra ini telah memulai berbagai gebrakan. Seperti meluncurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS), dan penerapan pajak online. Meski demikian, masih ada segudang persoalan yang belum mampu diatasi seperti halnya banjir yang menghantui ibu kota, kemacetan dan lain sebagainya.

Rekomendasi