Gubernur DKI Joko Widodo telah membagikan Kartu Jakarta Pintar kepada siswa tidak mampu dan berprestasi. Agar penggunaanya tepat sasaran, Jokowi akan membentuk tim khusus untuk memantaunya."Tapi nanti akan dibantu lagi tim khusus untuk mengontrol itu. Mau mahasiswa, LSM boleh, silakan. Dari seluruh unsur masyarakat," ujar Jokowi di Balai Kota DKI, Senin (3/12).Menurut Jokowi, tim itu akan dibentuk setelah pembagian kartu sesuai dengan target. Pada tahap pertama, sebanyak 6.000 kartu pintar akan didistribusikan sampai akhir tahun 2012."Kalau kartu itu sudah banyak, sudah 332.000 ribu baru ada tim independen yang khusus ngawasin masalah penggunaan Jakarta Pintar," katanya.Selain itu mantan wali kota Solo itu juga berharap agar pihak sekolah terutama guru dan orangtua murid membantu melakukan pengawasan. "Nanti ya guru, orangtua, kepala sekolah, dinas, termasuk ekspektoratlah membantu," tuturnya.Sejak Sabtu kemarin, Jokowi sudah mulai mendistribusikan kartu pintar ke siswa tak mampu. Kartu ini bekerja sama dengan Bank DKI. Di setiap kartu disediakan saldo tabungan sebesar Rp 240 ribu.
Jokowi bentuk tim khusus awasi penggunaan Kartu Pintar
"Kalau kartu itu sudah banyak, sudah 332.000 ribu baru ada tim independen yang khusus ngawasin," kata Jokowi.