Kisah sopir travel beralih profesi jadi calo tiket KA

Karena kondisi yang sepi penumpang, Tumpak bingung dan stres. Dia akhirnya memilih beralih profesi menjadi calo tiket.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Kisah sopir travel beralih profesi jadi calo tiket KA
Calo tiket. ©2012 Merdeka.com

Tumpak Siregar (40) ditangkap petugas polisi khusus kereta api (Polsuska) di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Dia ditangkap karena menjadi calo tiket setelah korbannya diperiksa petugas, Rabu (17/10).Berdasarkan pengakuan Tumpak, dia menjadi calo tiket baru beberapa bulan terakhir ini. Awalnya, dia berprofesi menjadi sopir travel dan taksi gelap di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok."Jadi calo dari sebelum Lebaran, sebelumnya dari tahun 2011 jadi sopir travel dan taksi gelap di Tanjung Priok," ujar bapak beranak dua itu.Karena kondisi yang sepi penumpang, Tumpak bingung dan stres. Akhirnya, setelah mendengarkan nasihat dan ajakan salah seorang temannya, dia tertarik menjadi calo."Diajak temen katanya jadi calo tiket enak untungnya gede dan menggiurkan," katanya.Namun, sial baginya. Siang ini dia tertangkap karena petugas curiga dengan tiket salah seorang penumpang. Setelah menginterogasi penumpang tersebut, tertangkaplah Tumpak saat sedang transaksi beserta barang buktinya.Sementara itu, menurut Kepala Stasiun Senen, Udin Saepudin, modus yang digunakan Tumpak tergolong baru yaitu scan KTP. Jadi, penggunaan scan KTP diberikan ke calon penumpangnya beserta tiket yang tercantum sesuai di KTP palsu itu."Modus ini masih baru. Jadi pelaku mengganti nama tiket di Stasiun Tanjung Priok. Kita akan terus mewaspadai modus-modus seperti ini," katanya.

Rekomendasi