Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Ali Ghufron Mukti ikut mengomentari kasus Novi Amalia (25), pengendara Honda Jazz merah yang menabrak tujuh orang di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (11/10) petang kemarin.Novi saat membawa mobil B 1864 POP memang berada di bawah pengaruh alkohol, namun Ali mempertanyakan gangguan kesehatan yang dialami perempuan yang disebut-sebut sebagai model foto panas itu."Ya namanya gangguan kesehatan (Novi), kalau memang benar perlu diperiksa," kata Wamenkes di Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung, Jumat (12/10).Menurutnya aksi nekat yang dilakukan Novi sungguh mengerikan. Anehnya juga saat mengemudi Novi hanya mengenakan bra dan celana dalam. Setelahnya ditangkap, perempuan berkulit putih itu mengancam polisi sambil marah-marah."Betul di bawah sadar atau memiliki gangguan, itu jadi ga bisa bedakan mana realitas, kenyataan, ilusi," terangnya. Karenanya dia meminta kesehatannya juga diperiksa.Kini polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap Novi Amalia dan menjalani tes urine di Rumah Sakit Husada, Jakarta. Hasilnya tes urine, yang bersangkutan positif mengkonsumsi ekstasi.Novi yang mengendarai mobil Honda Jazz-nya itu saat kejadian menabrak dua anggota polisi yaitu Aiptu Sugianto dari unit lantas Tamansari dan Bripka Yatno dari anggota patroli Sektor Tamansari. Keduanya mengalami luka-luka.Selain itu, Novi juga menabrak dua unit motor, satu mikrolet, dan satu sepeda pedagang kopi. Untung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Wamenkes duga Novi alami gangguan psikologis
"Betul di bawah sadar atau memiliki gangguan, jadi ga bisa bedakan mana realitas, kenyataan, ilusi," ujar Ali Ghufron.