Polisi berhasil menangkap pelaku perampokan minimarket di kawasan Tangerang. Pelaku mengaku sebagai Mahasiswa Bina Nusantara (Binus) ternyata sudah tidak diberi uang jajan dalam beberapa pekan ini. "Sejak 15 Agustus 2012 tidak diberikan uang jajan oleh kedua orang tuanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/8).Rikwanto mengatakan, saat diminta menunjukkan kartu identitas terkait pengakuannya sebagai salah satu mahasiswa Binus, pelaku pun tidak bisa menunjukkannya. Untuk pekerjaan sehari-hari pelaku, biasanya yang bersangkutan bermain game di sebuah warnet."Tersangka tidak bisa menunjukkan kartu identitas Binus semester berapa. Pekerjaan sehari-hari diketahui bermain game. Pelaku diketahui sering nongkrong di warnet 69 depan Eka Hospital," ujar Rikwanto.Pelaku perampok itu bernama Gendi Alfa Khasogi Tobing (25). Dia dibekuk aparat di sebuah mal bilangan Bumi Serpong Damai (BSD), saat sedang makan bersama kekasihnya, Selasa (28/8) pukul 21.00 WIB.Gendi ditangkap terkait perampokan sebuah minimarket di kawasan Tangerang. Saat pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku sebagai salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta terkenal di Jakarta.Sementara itu, berdasarkan penelusuran tim penyidik diketahui bahwa Gendi beralamat di salah satu perumahan mewah di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang. Dalam aksinya yang sudah enam kali, Gendi kerap menggunakan mobil Toyota Vios biru atau sepeda motor miliknya.
Uang jajan disetop, alasan mahasiswa Binus merampok minimarket
Gendi ditangkap terkait perampokan sebuah minimarket di kawasan Tangerang.
Advertisement
Rekomendasi