Tiga pengepul judi togel di Sunter ditangkap polisi

Omset para tersangka mencapai Rp 80 juta setiap pekan.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Tiga pengepul judi togel di Sunter ditangkap polisi
Tersangka pengepul judi togel. merdeka.com/henny rachma sari

Subdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro berhasil mengungkap kasus kejahatan perjudian jenis togel. Tiga tersangka yang menjadi pengepul diamankan, sedangkan dua pelaku lainnya buron."Hasil pengungkapan kasus perjudian togel itu kemarin sekitar pukul 18.00 WIB di kawasan Sunter Paradise Timur Raya F22/8B, Sunter, Jakarta Utara berhasil diamankan tiga orang tersangka," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika saat rilis di Mapolda Metro Jaya, Kamis, (7/6).Helmy menjelaskan, tiga pelaku SB, SYT dan YL dibekuk. Polisi masih mengejar tersangka lainnya. "Saat ini polisi masih mencari dua tersangka lagi yang belum tertangkap yaitu JM dan AMG," terangnya.Untuk modus operandi, tersangka melakukan penerimaan rekapan pasangan angka judi togel berikut uang tunai sebagai taruhan dari pengecer judi togel. Rekapan angka pasangan tersebut dikirim melalui faksimili dan juga SMS, kemudian menyetorkan uang tunai sebagai taruhan judi togel kepada bandar."Lalu, dari situ mendapatkan komisi dari total penjualan judi togel dalam setiap periode penyelenggaraan perjudian," imbuh Helmy.SB berperan sebagai pengepul rekapan angka pasangan judi togel, sedangkan SYT dan YL membantu tersangka SB menulis atau merekap angka pasangan judi togel yang diterima dari pengecer judi maupun dari pemain melalui faksimili atau SMS."Perbuatan ini sudah dilakukan sejak 2 tahun yang lalu oleh mereka," singkatnya.Kemudian, SB selaku pengepul judi menerima rekapan angka pasangan yang dikirim melalui faksimili oleh pengecer judi pada hari tertentu saja, yakni setiap Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu dari jam 17.00 WIB dan uang ditransfer ke rekening BCA atas nama tersangka SB. Jadi, omset yang diperoleh tersangka SB dalam periode penyelenggaraan judi ada sebesar Rp 80 juta dan SB mendapat komisi sebesar 5 persen atau sekitar Rp 4 juta."Kemudian untuk SYT dan YL mendapat gaji Rp 3 juta setiap bulan dari SB. Komisi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tersangka," papar Helmy.Dari perbuatan tersebut polisi berhasil menyita 3 buah key BCA, 15 buku Tahapan BCA, 15 buku tabungan Bank Mandiri, 2 ATM Bank Mandiri, 10 lembar kertas rekapan angka pasangan judi togel periode tanggal 6 Juni 2012, 1 buah HP BlackBerry 8310 warna merah berikut simcard, 1 buah HP Sonny Ericsoon W 995 merah berikut simcard, 2 buah HP Nokia E51 dan E63 warna hitam berikut simcard, uang tunai Rp 300 ribu, 1 unit Notebook Toshiba dan 1 unit faksimili."Atas perbuatannya, polisi menjerat dengan pasal 303 KUHP jo UU Nomor 7 tahun 1974 tentang perjudian," imbuhnya.

Rekomendasi