Halaman rumah di Indonesia dapat dimanfaatkan bukan hanya sebagai ruang hijau, tetapi juga sebagai area untuk menanam bahan pangan yang bisa dipanen sendiri. Mengombinasikan tanaman hias dan tanaman pangan membuat halaman tetap menarik dipandang sekaligus memiliki fungsi yang lebih beragam.
Dalam artikel ini, tanaman pangan digunakan dalam pengertian luas, yaitu tanaman yang menghasilkan bahan yang dapat dikonsumsi, termasuk sayuran, buah, rempah, dan tanaman bumbu. Pemilihannya tetap mempertimbangkan kondisi halaman rumah di Indonesia, terutama kebutuhan cahaya, ruang tumbuh, drainase, dan kemudahan perawatan.
Berikut inspirasi kombinasi tanaman hias dan tanaman pangan untuk halaman rumah yang cantik dan produktif, dihimpun Merdeka.com dari berbagai sumber, Minggu (16/8).
Advertisement
1. Bunga Kertas dan Cabai
Bunga kertas atau bougainvillea dapat dipadukan dengan tanaman cabai untuk menciptakan halaman yang penuh warna sekaligus produktif. Bunga kertas dapat menjadi elemen dekoratif dengan warna bunganya yang mencolok, sedangkan tanaman cabai menghasilkan buah yang dapat dipanen untuk kebutuhan memasak.
Keduanya sama-sama dapat ditempatkan di area yang memperoleh banyak sinar matahari. Cabai sebaiknya ditanam dalam pot atau bedeng tersendiri agar lebih mudah dirawat, sementara bunga kertas dapat diarahkan sebagai tanaman pagar atau dibentuk menjadi semak.
Kombinasi ini dipilih karena perbedaan fungsi keduanya justru dapat membuat halaman lebih menarik. Bunga kertas memberikan aksen visual yang kuat, sedangkan cabai memanfaatkan ruang yang tersedia untuk menghasilkan bahan pangan tanpa membutuhkan kebun yang luas.
Advertisement
2. Lidah Mertua dan Daun Bawang
Lidah mertua dapat dipadukan dengan daun bawang yang ditanam dalam pot untuk menghadirkan perpaduan antara tanaman hias dan tanaman yang dapat dimanfaatkan di dapur. Bentuk daun lidah mertua yang tegak memberikan struktur pada halaman, sedangkan daun bawang memiliki bentuk yang lebih ramping dan ringan.
Sebaiknya kedua tanaman ditempatkan dalam wadah terpisah karena kebutuhan airnya berbeda. Lidah mertua relatif tahan terhadap kondisi kering, sementara daun bawang membutuhkan penyiraman dan media yang cukup lembap tetapi tetap memiliki drainase baik.
Kombinasi ini cocok untuk halaman kecil, teras, atau area yang menggunakan banyak pot. Lidah mertua memberikan elemen dekoratif yang tidak membutuhkan banyak ruang, sedangkan daun bawang dapat dipanen secara bertahap untuk melengkapi masakan sehari-hari.
Advertisement
3. Bunga Telang dan Kangkung
Bunga telang dapat menjadi tanaman hias rambat yang sekaligus menghasilkan bunga yang biasa dimanfaatkan sebagai pewarna alami makanan dan minuman. Tanaman ini dapat dipadukan dengan kangkung yang ditanam sebagai sayuran sehingga halaman memiliki elemen vertikal sekaligus tanaman pangan di bagian bawah.
Bunga telang dapat diarahkan merambat pada teralis atau para-para, sedangkan kangkung dapat ditanam dalam pot, wadah, maupun bedeng. Keduanya sebaiknya mendapatkan cahaya yang cukup agar pertumbuhan tetap baik.
Kombinasi ini dipilih karena dapat memaksimalkan penggunaan ruang secara vertikal. Bunga telang mempercantik bagian atas atau belakang area tanam, sementara kangkung memanfaatkan ruang bawah dan dapat dipanen sebagai sayuran.
Advertisement
4. Puring dan Terong
Puring dapat menjadi tanaman hias untuk memberikan aksen warna melalui bentuk dan corak daunnya yang beragam. Di dekatnya, terong dapat ditanam sebagai tanaman pangan yang menghasilkan buah dan sekaligus memiliki bentuk tanaman yang cukup menarik ketika tumbuh subur.
Kedua tanaman sebaiknya diberi jarak agar tidak saling menaungi secara berlebihan. Terong membutuhkan cahaya yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan buah, sehingga sebaiknya ditempatkan pada bagian halaman yang terang.
Kombinasi ini cocok bagi pemilik rumah yang ingin memiliki halaman berwarna tanpa hanya mengandalkan tanaman berbunga. Puring berfungsi sebagai elemen dekoratif, sedangkan terong memberikan hasil panen yang dapat digunakan untuk berbagai masakan.
Advertisement
5. Palem Kuning dan Serai
Palem kuning dapat digunakan sebagai tanaman hias untuk memberikan kesan tropis pada halaman rumah. Serai dapat ditanam di dekatnya sebagai tanaman bumbu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai masakan, tetapi posisinya perlu diatur agar tetap mendapatkan cahaya yang cukup.
Serai sebaiknya ditempatkan di sisi palem yang memperoleh sinar matahari, bukan tepat di bawah tajuk palem yang sudah lebat. Penataan seperti ini membuat palem tetap menjadi elemen vertikal, sementara serai mengisi bagian bawah atau samping tanpa terlalu banyak kehilangan cahaya.
Kombinasi ini dipilih karena sesuai dengan karakter halaman tropis sekaligus memiliki fungsi praktis. Palem kuning memberikan kesan hijau dan rimbun, sedangkan serai dapat dipanen ketika dibutuhkan sebagai bumbu masakan.
Advertisement
6. Melati dan Kemangi
Melati dapat memberikan tampilan dekoratif sekaligus aroma khas ketika berbunga. Di dekatnya, kemangi dapat ditanam dalam pot sebagai tanaman yang daunnya dapat dimanfaatkan untuk lalapan atau pelengkap berbagai hidangan.
Kedua tanaman dapat ditempatkan pada area yang memperoleh cahaya cukup, tetapi sebaiknya tidak dibiarkan saling menaungi secara berlebihan. Kemangi membutuhkan media yang memiliki drainase baik dan penyiraman teratur, sedangkan melati dapat dipangkas untuk mempertahankan bentuknya.
Kombinasi ini dipilih karena menghadirkan tiga manfaat sekaligus, yaitu keindahan, aroma, dan hasil yang dapat dimanfaatkan di dapur. Melati menjadi tanaman hias utama, sedangkan kemangi mengisi area sekitarnya sekaligus menyediakan daun yang dapat dipanen.
Advertisement
7. Aglaonema dan Jahe
Aglaonema dapat menjadi tanaman hias untuk area teduh terang karena daya tariknya terletak pada bentuk dan corak daun. Sementara itu, jahe dapat ditanam dalam pot tersendiri di bagian halaman yang memperoleh lebih banyak cahaya sehingga rimpangnya dapat berkembang dengan baik.
Keduanya tidak harus ditempatkan pada kondisi cahaya yang sama. Aglaonema dapat diletakkan di area terang tanpa paparan matahari langsung yang terlalu kuat, sedangkan pot jahe sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang mendapatkan cahaya lebih banyak.
Kombinasi ini cocok untuk halaman yang memiliki beberapa tingkat intensitas cahaya. Aglaonema mengisi bagian yang lebih teduh dengan tampilan dekoratif, sementara jahe memanfaatkan area yang lebih terang untuk menghasilkan rimpang yang dapat digunakan sebagai bahan masakan atau minuman.
Advertisement
8. Mawar dan Selada
Mawar dapat menjadi tanaman hias utama pada bagian halaman yang mendapatkan sinar matahari cukup. Selada dapat ditanam dalam pot atau kotak tanam di dekatnya sehingga area tersebut berfungsi sebagai taman sekaligus kebun sayur kecil.
Selada sebaiknya ditempatkan di area yang tetap memperoleh cahaya cukup, tetapi sedikit naungan dari mawar dapat membantu mengurangi paparan panas berlebih. Hindari naungan yang terlalu pekat karena tanaman tetap membutuhkan cahaya untuk tumbuh dengan baik.
Kombinasi ini memberikan kontras antara bunga dan dedaunan yang dapat dimakan. Mawar menjadi focal point pada halaman, sedangkan selada menyediakan sayuran yang dapat dipanen tanpa membutuhkan area tanam yang besar.
Advertisement
9. Kembang Sepatu dan Tomat
Kembang sepatu dapat menjadi tanaman hias yang menarik karena bunganya berukuran relatif besar dan memiliki warna yang beragam. Tanaman tomat dapat ditempatkan di dekatnya sebagai tanaman pangan yang menghasilkan buah untuk kebutuhan dapur.
Tomat sebaiknya ditempatkan pada bagian halaman yang memperoleh sinar matahari cukup dan memiliki media dengan drainase baik. Kembang sepatu juga perlu dipangkas secara berkala agar pertumbuhannya tetap terkendali dan tidak memberikan terlalu banyak naungan pada tanaman tomat.
Kombinasi ini dipilih karena mampu menghadirkan warna sekaligus hasil panen. Bunga kembang sepatu memberikan daya tarik visual, sedangkan tomat menyediakan buah yang dapat digunakan untuk sambal, masakan, maupun pelengkap makanan.
Advertisement
10. Pandan Wangi dan Pakis
Pandan wangi dapat dipadukan dengan pakis hias untuk menghadirkan nuansa taman tropis yang rimbun. Pandan memiliki manfaat praktis karena daunnya dapat digunakan sebagai pemberi aroma pada makanan dan minuman, sedangkan pakis berfungsi terutama sebagai elemen dekoratif.
Keduanya dapat ditempatkan pada area dengan cahaya yang sesuai dengan jenis tanaman masing-masing. Pandan dapat tumbuh pada kondisi dari teduh sebagian hingga area yang lebih terang, sementara kebutuhan cahaya pakis berbeda-beda menurut jenisnya sehingga posisi sebaiknya disesuaikan.
Kombinasi ini dipilih karena pandan memberikan fungsi konsumsi, sedangkan pakis memperkaya tekstur halaman. Dengan penataan yang tepat, keduanya dapat menciptakan tampilan tropis tanpa mengharuskan seluruh halaman diisi tanaman pangan.
Advertisement
11. Melati Belanda dan Mentimun
Melati Belanda dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias rambat pada teralis atau pergola. Mentimun juga merupakan tanaman merambat yang dapat diarahkan menggunakan ajir atau rambatan sehingga keduanya dapat membantu memaksimalkan ruang vertikal di halaman.
Keduanya sebaiknya tidak ditanam terlalu rapat agar pertumbuhannya mudah dikendalikan. Mentimun membutuhkan cahaya dan sirkulasi udara yang memadai, sedangkan Melati Belanda perlu dipangkas secara berkala supaya tidak tumbuh terlalu lebat dan mengambil ruang tanaman lain.
Kombinasi ini sangat sesuai untuk halaman berukuran terbatas karena memanfaatkan ruang ke atas. Tanaman hias memberikan latar hijau dan bunga, sementara mentimun dapat menghasilkan sayuran tanpa membutuhkan area tanah yang luas.
Advertisement
Tips Menata Tanaman Hias dan Tanaman Pangan di Halaman
Saat menggabungkan tanaman hias dan tanaman pangan, kelompokkan tanaman berdasarkan kebutuhan cahaya, air, serta ruang tumbuhnya. Tanaman pangan yang membutuhkan banyak cahaya sebaiknya tidak diletakkan di bawah tanaman hias berukuran besar yang dapat memberikan naungan berlebihan.
Menggunakan pot atau wadah terpisah juga dapat menjadi pilihan praktis, terutama ketika tanaman yang dikombinasikan mempunyai kebutuhan perawatan berbeda. Cara ini memungkinkan Anda mengatur posisi tanaman sesuai kondisi cahaya sekaligus memudahkan pemangkasan, penyiraman, pemupukan, dan pemanenan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kombinasi Tanaman Hias dan Tanaman Pangan untuk Halaman Rumah
1. Apa manfaat mengombinasikan tanaman hias dan tanaman pangan di halaman rumah?
Kombinasi tersebut membuat halaman tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga dapat menghasilkan sayuran, buah, rempah, atau tanaman bumbu yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Penataannya juga dapat membuat halaman tetap menarik sekaligus lebih fungsional.
2. Apakah tanaman hias dan tanaman pangan harus ditanam berdampingan?
Tidak harus. Tanaman dapat ditempatkan dalam pot atau wadah terpisah, terutama jika kebutuhan cahaya, air, dan ruang tumbuhnya berbeda sehingga masing-masing lebih mudah dirawat.
3. Bagaimana memilih tanaman hias dan tanaman pangan yang cocok untuk halaman rumah?
Pilih tanaman dengan mempertimbangkan intensitas cahaya, kebutuhan air, ruang tumbuh, drainase, dan kemudahan perawatannya. Tanaman pangan yang membutuhkan banyak cahaya sebaiknya tidak ditempatkan di bawah tanaman hias berukuran besar yang memberikan naungan berlebihan.