Ruang kosong sebesar 20 sentimeter di samping lemari atau di antara furnitur lain seringkali dianggap sebagai area yang terbuang. Padahal, celah sempit ini memiliki potensi besar untuk diubah menjadi area penyimpanan yang fungsional dan estetik.
Dengan sedikit kreativitas dan pilihan furnitur yang tepat, Anda bisa memaksimalkan setiap sudut rumah. Memanfaatkan celah ini tidak hanya membantu menata barang agar lebih rapi, tetapi juga mengoptimalkan ruang vertikal yang sering terlewatkan.
Berbagai solusi tersedia, mulai dari rak tarik praktis hingga lemari kustom yang didesain khusus. Berikut ini Merdeka.com beri insprasi memanfaatkan celah 20 cm di samping lemari, Minggu (16/8/2026).
Advertisement
1. Gunakan Rak Tarik Slim
Rak tarik slim menjadi pilihan praktis untuk memanfaatkan celah 20 cm di samping lemari. Bentuknya yang ramping dapat menampung berbagai barang tanpa membuat ruangan terasa sesak. Di dapur, rak ini bisa digunakan untuk menyimpan bumbu, botol saus, minyak, hingga peralatan memasak berukuran kecil.
Sementara di kamar tidur, rak tarik dapat dimanfaatkan untuk menyimpan perlengkapan pribadi atau aksesori. Pilih rak dengan roda atau rel yang kokoh agar mudah ditarik dan tidak mudah goyah. Dengan susunan bertingkat, ruang sempit yang sebelumnya kosong bisa berubah menjadi tempat penyimpanan yang rapi, praktis, dan mudah dijangkau.
Advertisement
2. Pilih Lemari Penyimpanan Ramping
Jika celah berada di area yang cukup tinggi, lemari ramping bisa menjadi solusi untuk memaksimalkan ruang vertikal. Model dengan lebar sekitar 20–23 cm dapat ditempatkan di samping lemari, kulkas, tempat tidur, atau furnitur lainnya. Pilih desain bertingkat agar kapasitas penyimpanan tetap maksimal meskipun ukurannya tidak lebar.
Lemari tertutup juga membantu menyembunyikan barang-barang kecil sehingga ruangan terlihat lebih rapi. Pastikan ukuran lemari benar-benar sesuai dengan celah dan memiliki konstruksi yang stabil, terutama jika bentuknya tinggi dan ramping. Dengan begitu, ruang sempit tetap fungsional tanpa mengganggu sirkulasi.
Advertisement
3. Pasang Rak Dinding
Celah sempit tidak selalu harus diisi dengan furnitur yang berdiri di lantai. Rak dinding dapat menjadi alternatif untuk memanfaatkan area vertikal tanpa mengurangi ruang gerak. Anda bisa memasang beberapa ambalan secara bertingkat untuk menyimpan barang ringan seperti bumbu, perlengkapan mandi, buku, aksesori, atau dekorasi.
Jika menginginkan fleksibilitas, rak lipat juga dapat dipertimbangkan karena bisa dirapatkan ke dinding saat tidak digunakan. Sesuaikan ukuran rak dengan lebar celah agar tampilannya tetap proporsional. Selain menambah ruang penyimpanan, rak dinding juga bisa menjadi elemen dekoratif yang membuat sudut sempit terlihat lebih tertata.
Advertisement
4. Buat Penyimpanan Vertikal hingga Plafon
Ketika ruang lantai terbatas, arahkan penyimpanan ke atas. Rak yang dibuat tinggi hingga mendekati plafon dapat memanfaatkan area vertikal yang biasanya terabaikan. Bagian bawah bisa digunakan untuk barang yang sering dipakai, sedangkan bagian atas cocok menyimpan perlengkapan yang jarang digunakan, seperti stok kebutuhan rumah tangga atau barang musiman.
Cara ini sangat berguna untuk celah di samping lemari yang sempit tetapi memiliki ruang kosong ke atas. Agar tetap aman, pastikan rak atau lemari terpasang dengan kokoh dan tidak mudah terguling. Gunakan kotak penyimpanan berlabel supaya barang di bagian atas tetap mudah ditemukan.
Advertisement
5. Manfaatkan Furnitur Kustom
Setiap celah memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda, sehingga furnitur kustom bisa menjadi pilihan paling fleksibel. Anda dapat membuat rak atau lemari dengan lebar, tinggi, dan kedalaman yang benar-benar menyesuaikan ruang kosong di samping lemari.
Misalnya, rak tipis dengan kedalaman 15–20 cm dapat dibuat menggunakan sistem tarik sehingga seluruh bagian penyimpanan mudah diakses. Furnitur kustom juga memungkinkan Anda menentukan jumlah rak, laci, hingga jenis material sesuai kebutuhan.
Meski membutuhkan perencanaan lebih matang, solusi ini dapat membuat ruang sempit terasa lebih terintegrasi dengan furnitur di sekitarnya dan tidak terlihat seperti area tambahan.
Advertisement
6. Tutup Celah dengan Trim jika Tidak Dibutuhkan
Tidak semua celah 20 cm harus diubah menjadi tempat penyimpanan. Jika posisi celah sulit dijangkau atau tidak membutuhkan ruang tambahan, menutupnya dengan trim dapat menjadi pilihan yang lebih praktis. Trim atau panel penutup dapat membuat sisi lemari terlihat lebih menyatu dengan dinding sekaligus mengurangi area yang mudah menjadi tempat berkumpulnya debu dan kotoran.
Pilih warna dan material yang senada dengan lemari agar hasilnya terlihat rapi. Cara ini juga cocok untuk ruangan dengan konsep minimalis karena tidak menambahkan furnitur baru. Dengan begitu, celah yang sebelumnya terlihat mengganggu justru menjadi bagian dari desain ruangan.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Memanfaatkan Celah 20 Cm di Samping Lemari
Apa yang bisa digunakan untuk mengisi celah 20 cm di samping lemari?
Celah 20 cm dapat dimanfaatkan dengan rak tarik slim, lemari ramping, rak dinding, atau furnitur kustom yang dibuat sesuai ukuran ruang.
Apakah celah 20 cm cukup untuk dibuat tempat penyimpanan?
Ya. Meski sempit, celah 20 cm dapat dimanfaatkan untuk menyimpan bumbu, perlengkapan rumah tangga, aksesori, hingga barang yang jarang digunakan dengan memaksimalkan ruang vertikal.
Bagaimana cara memanfaatkan celah sempit tanpa membuat ruangan terasa penuh?
Gunakan furnitur ramping, rak tarik, atau rak dinding dengan desain minimalis. Pilih warna yang senada dengan furnitur di sekitarnya agar tampilannya tetap menyatu.
Apakah celah di samping lemari harus selalu dimanfaatkan sebagai penyimpanan?
Tidak. Jika celah sulit dijangkau atau tidak diperlukan, Anda bisa menutupnya menggunakan trim atau panel agar area terlihat lebih rapi dan tidak menjadi tempat menumpuknya debu.