Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau posko pengungsian banjir Jakarta di GOR Otista, Jakarta Timur. Pantauan di lokasi, Pramono tiba sekira pukul 17.30 WIB.
Kedatangan Pramono disambut hangat para pengungsi yang masih bertahan di posko pengungsian. Politikus PDIP ini pun langsung mengajak para anak-anak yang menjadi korban banjir bercengkrama dengan bernyanyi.
“Ayo nyanyi, siapa bisa?” tanya Pramono di lokasi.
Sejumlah anak pun antusias dan langsung maju ke depan.
“Mau nyanyi Garuda Pancasila,” kata salah satu anak tersebut.
“Saya mau menghapal Pancasila pak!,” sahut anak lainnya.
Advertisement
Pram kemudian mendengarkan mereka satu per satu memberikan hadiah kenang-kenangan.
Selain anak-anak, ada juga ibu-ibu yang juga menyampaikan pesannya kepada Pramono. Salah satunya Dewi yang mengaku sangat terfasilitasi selama di posko pengungsi Gor Otista.
“Saya ucapin terimakasih yang sudah membantu warga Bidara Cina, selama di gor kami difasilitasi, Jakarta Menyala pak! walau kami sedih, tas baju sepatu hanyut, besok anak-anak sekolah pasti gak sekolah, jadi kami minta bantuannya pak,” kata Dewi.
Mendengar masukan tersebut, Pramono memastikan semua kebutuhan pengungsian harus dipenuhi. Khususnya, untuk permakanan untuk berbuka dan sahur.
“Pemerintah Provinsi Jakarta memastikan tidak ada yang kekurangan kebutuhannya selama di posko ya,” janji Pramono.