Karangan bunga Ahok-Djarot jadi obyek wisata saat libur panjang
Merdeka.com - Banjir karangan bunga untuk Gubernur Basuki Tjahja Purnama dan Wagub Djarot Syaiful Hidayat membuat penasaran warga hingga luar Jakarta. Pada liburan panjang kali ini, lokasi karangan bunga di Balaikota, Jakarta Pusat berubah menjadi obyek wisata.
Pantauan merdeka.com, hari ini, banyak warga melakukan aksi swafoto atau selfie dengan berlatar karangan bunga untuk Ahok-Djarot. Karangan bunga sampai saat ini masih banyak di Balaikota dan juga sekitaran Monas, Jakarta Pusat.
Salah seorang warga Cibubur, Fajar (40), mengatakan dirinya berwisata bersama keluarga ke lokasi karangan bunga Ahok-Djarot karena fenomena tidak biasa ini.
"Tidak mubazir juga sih, buat wisata saja ini. Banyak juga karangan bunganya kan," ujar Fajar menganggumi.
Sementara, seorang warga Bogor, Tri (42) sengaja datang ke monas hanya untuk ingin memastikan kabar karangan bunga yang sangat banyak untuk Ahok dan Djarot.
Tri menambahkan jika banyaknya karangan bunga tentu menguntungkan pengusaha karangan bunga.
"Katanya kan ini dibikinnya di Rawabelong ya, jadi buat untung yang bikin dah ini," tutur Tri.
Pengawas Satuan Laksana (Satlak) Lingkungan Hidup Kecamatan Gambir, Aswan (55) mengatakan bahwa saat ini baru datang lagi 1.000 karangan bunga ke Balaikota.
"Sudah ada 1.000 karangan bunga yang baru ini mas yang ada di dalam, terus yang ada di pinggiran monas itu yang sudah lama. Ini kita pindahin udah dari 4 hari lalu," kata Aswan kepada merdeka.com.
Sementara, karangan bunga yang rusak akan dibuang ke salah pembuangan sampah di Bekasi, Jawa Barat. "Nanti ini dibuangnya ke Batargebang, tapi nunggu dari perintah atasan dulu," ujarnya.
Sampai saat ini, dalam catatan Hubungan Masyarakat (Humas) Pemprov DKI Jakarta, hampir berjumlah 4.000 karangan bunga datang untuk Ahok-Djarot.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya