Jakarta Tambah Rute Transjabodetabek dan Gratiskan Transportasi Umum di Dua Tanggal Spesial

Pemprov DKI juga akan meresmikan empat rute baru Transjabodetabek yang akan menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Jakarta Tambah Rute Transjabodetabek dan Gratiskan Transportasi Umum di Dua Tanggal Spesial
Jakarta Tambah Rute Transjabodetabek dan Gratiskan Transportasi Umum di Dua Tanggal Spesial (Merdeka.com)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan tarif gratis untuk seluruh moda transportasi umum pada dua tanggal penting, yakni 21 April dalam rangka memperingati Hari Kartini, dan 24 April untuk memperingati Hari Transportasi Nasional.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa pada 21 April, semua perempuan akan dibebaskan dari biaya perjalanan menggunakan moda transportasi umum seperti LRT, MRT, dan Transjakarta. Sedangkan pada 24 April, seluruh warga, baik perempuan maupun laki-laki, dapat menikmati layanan transportasi umum secara gratis.

“Jadi 21 April semua perempuan yang naik transportasi umum apakah itu LRT, MRT, Transjakarta gratis, dan nanti tanggal 24 kami juga akan menggratiskan bukan hanya perempuan tapi juga laki-laki karena itu Hari Transportasi Nasional,” ujar Pramono saat kunjungan di Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (20/4).

Selain itu, Pemprov DKI juga akan meresmikan empat rute baru Transjabodetabek yang akan menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga. Salah satu rute yang akan dibuka adalah Blok M–Alam Sutera. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas transportasi antarwilayah.

“Kami akan bekerja sama dengan Gubernur dan pemerintah Banten. Dalam waktu dekat, kami akan membuka empat trayek baru yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah sekitar,” tambahnya.

Rute Blok M–Alam Sutera sendiri telah melalui tahap uji coba sejak 15 April oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Rute ini dimulai dari Terminal Blok M, Jakarta Selatan menuju Alam Sutera, Kota Tangerang, dan melewati beberapa titik strategis seperti Jalan Sisingamangaraja, Sudirman, Semanggi, Gatot Subroto, dan Tol Merak.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa estimasi waktu tempuh rute ini ditargetkan maksimal 1,5 jam. Terkait tarif, masih dilakukan kajian lebih lanjut karena terdapat dua layanan berbeda yang digunakan, yaitu BRT Transjakarta (tarif Rp3.500) dan Royaltrans (tarif Rp20.000–Rp35.000).

Rekomendasi