Asyik, Kini Ada Ruang Baca Buku di Semua Stasiun MRT Jakarta

Minggu, 8 September 2019 14:25 Reporter : Merdeka
Asyik, Kini Ada Ruang Baca Buku di Semua Stasiun MRT Jakarta Gubernur Anies Membuka Jakarta Art Week. ©2019 Merdeka.com/Paquta Laksmi/ magang

Merdeka.com - Para pengguna MRT yang gemar membaca buku kini boleh bergembira. Saat ini, sejumlah stasiun MRT menyediakan ruang baca buku bekerja sama dengan Yayasan Baca Buku Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap fasilitas itu menumbuhkan minat baca masyarakat.

"Kita menyadari pentingnya literasi bagi sebuah masyarakat. Apalagi di kota seperti Jakarta, di mana kita jadi bagian dari kota global," ujar Anies di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9).

"Untuk bisa jadi bisa maju berkembang, maka warganya harus bisa menjadi warga yang memiliki tingkat literasi tinggi. Salah satunya dengan kegemaran membaca," imbuh dia.

Nantinya, buku akan dipinjamkan dari stasiun pertama yang penumpang naiki, dan akan dikembalikan di stasiun tujuan. Buku juga disediakan di dalam tap area, sehingga hanya penumpang yang sudah melakukan tap saja yang bisa mengakses buku tersebut.

Kemudian, karena durasi naik kereta yang sebentar, buku yang disediakan pun tidak berukuran tebal. Direktur Utama PT MRT, William Sabandar menjelaskan, durasi waktu 30 menit dinilainya cukup untuk membaca buku ringan yang sudah disediakan.

"Yang kedua yang MRT akan lakukan adalah menyiapkan yang namanya micro library yang sedang kita siapkan akan ditempatkan di Stasiun Dukuh Atas nanti di bawah Jalan Kendal," tutur William.

William menambahkan, nantinya masyarakat juga bisa menyumbangkan buku untuk ditambahkan ke dalam koleksi ruang baca stasiun MRT.

"Di setiap stasiun ada drop box yang tadi sudah dicontohkan Pak Gubernur. Dan memang drop boksnya kelihatannya tidak besar karena yang kita sarankan itu buku-buku tipis ya, buku-buku kecil, supaya mudah dibaca dalam satu kali perjalanan," ucapnya.

Selain itu, pihak MRT juga akan bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional untuk meluncurkan digital book di awal tahun 2020.

"Jadi itu yang akan kita kerjasamakan dengan Perpustakaan Nasional, semuanya sedang jalan," kata dia.

Reporter: Ratu Annissa

Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini