Satriyo Yudi Wahono atau yang lebih akrab disapa Piyu merupakan salah satu musisi yang sudah lama berkarier di industri musik tanah air. Pria kelahiran Surabaya ini juga pendiri sekaligus gitaris grup band Padi, yang lagu-lagunya masih kerap didengar hingga kini.
Namun, sebelum jadi musisi yang populer, Piyu pernah merasakan jatuh bangun di awal-awal merintis karier bermusiknya. Bahkan gitaris yang juga pencipta lagu ini, sempat tinggal di bengkel dan menjalani berbagai profesi. Berikut perjalanan karier Piyu Padi yang jarang orang tahu:
Advertisement
Tahun 1995 Piyu Hijrah ke Ibukota
Meski sempat merasakan panggung festival musik se-Jawa Timur, saat itu Piyu masih merasa kurang berkembang. Akhirnya ia memutuskan untuk mencari petualangan baru dan hijrah ke Jakarta pada tahun 1995.
"Tahun 94-95, saya memutuskan untuk merantau ke Jakarta Kenapa? karena waktu itu saya ngerasa selama saya tinggal di Surabaya. Saya belum melakukan yang terbaik, atau belum melakukan yang the best lah untuk hidup saya terutama untuk musik," ucap Piyu.
Advertisement
Tinggal di Bengkel
Selama hampir satu tahun, di awal kedatangannya ke Jakarta, Piyu sempat merasakan tinggal di bengkel dan bekerja sebagai kernet. Ia juga pernah menjadi tukang membantu di bagian cat dan las bengkel.
"Selama kurang lebih setahun, saya di situ tinggal di bengkel, bengkel mobil saya jadi kernetnya. Jadi kalo ada tukang cat tukang lasnya, jadi saya yang bantuin di belakangnya gitu," ucap Piyu.
Advertisement
Jadi Cleaning Service
Mungkin tak banyak yang tahu, sebelum menjadi musisi yang disegani di blantika musik Indonesia, Piyu juga sempat bekerja sebagai Cleaning Service di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta.
"Sempat juga saya kerja jadi cleaning service, di Hero Supermarket waktu itu kita keliling setiap malam. Kita jadi cleaning service di bagian freon/pendingin, malam kita masuk kesitu toko udah tutup terus kita bersihin," tutur Piyu.