Grup band legendaris Padi Reborn sukses memukau ribuan penggemar dalam Konser Dua Delapan yang digelar pada Sabtu malam. Konser akbar ini bertempat di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, menjadi penanda penting dalam perjalanan karier mereka.
Fadly, Piyu, Ari, Rindra, dan Yoyo, para personel Padi Reborn, membuka konser dengan penuh semangat melalui tembang ikonik “Prolog”. Pembukaan ini langsung disambut riuh antusiasme dari Sobat Padi yang memadati area pertunjukan.
Konser ini tidak hanya merayakan 28 tahun eksistensi Padi Reborn di industri musik Tanah Air, tetapi juga menandai kembalinya mereka setelah vakum delapan tahun. Selain itu, momen ini sekaligus menjadi peluncuran resmi album studio kedelapan mereka yang berjudul “28”.
Advertisement
Advertisement
Pembukaan Penuh Energi dan Sambutan Hangat
Padi Reborn mengawali Konser Dua Delapan dengan membawakan lagu “Prolog” yang dirilis pada tahun 2005. Tembang ini dikenal dengan liriknya yang menggambarkan optimisme dan semangat baru, berhasil membakar antusiasme penonton. Energi positif ini langsung menyebar dan disambut sorak-sorai meriah dari Sobat Padi yang telah lama menantikan penampilan mereka.
Fadly, sang vokalis, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang hadir dari berbagai daerah. “Sobat Padi dari seluruh Indonesia, Malaysia, Singapura, terima kasih sudah hadir malam ini, semoga malam ini kalian semua terhibur jiwanya,” sapa Fadly dengan hangat. Sambutan ini menunjukkan apresiasi band terhadap kesetiaan para penggemar.
Setelah pembukaan yang memukau, Padi Reborn melanjutkan aksi panggungnya dengan deretan lagu-lagu hits. Penonton diajak bernostalgia melalui tembang-tembang populer seperti “Bayangkanlah”, “Menanti Sebuah Jawaban”, “Lingkaran”, hingga “Sesuatu Yang Indah”. Setiap lagu dibawakan dengan aransemen yang segar dan penuh penghayatan.
Advertisement
Advertisement
Perjalanan 28 Tahun dan Album Baru '28'
Konser Dua Delapan memiliki makna ganda bagi Padi Reborn dan para penggemarnya. Acara ini secara khusus digelar untuk menandai 28 tahun perjalanan band asal Surabaya tersebut sejak dibentuk pada tahun 1997. Ini adalah perayaan panjang karier musik yang penuh dedikasi dan karya.
Lebih dari sekadar perayaan, konser ini juga menjadi momen penting kembalinya Padi Reborn setelah sempat vakum selama sekitar delapan tahun. Kehadiran mereka kembali di panggung musik disambut gembira oleh banyak pihak. Penantian panjang para penggemar terbayar lunas dengan penampilan energik mereka.
Selain itu, Konser Dua Delapan menjadi ajang peluncuran album studio kedelapan Padi Reborn yang juga bertajuk “28”. Album ini menampilkan lagu-lagu baru seperti “Ego” dan “Haru Biru” yang turut dibawakan dalam konser. Padi Reborn juga menampilkan aransemen ulang lagu-lagu lama mereka, memberikan sentuhan segar pada karya-karya klasik.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Musisi dan Tata Panggung Imersif
Untuk menghadirkan energi baru dan pengalaman yang berbeda, Padi Reborn berkolaborasi dengan sejumlah musisi berbakat dalam Konser Dua Delapan. Sal Priadi dan penyanyi Fanny Soegi turut memeriahkan panggung, menambah kekayaan musikal pertunjukan. Kolaborasi ini menunjukkan semangat inovasi Padi Reborn dalam berkarya.
Konser ini merupakan hasil kerja sama apik antara Northstar Entertainment, Megapro Communications, dan Mata Elang Production. Mereka merancang panggung utama pertunjukan dengan konsep yang sangat inovatif. Panggung berbentuk lingkaran 360 derajat ditempatkan di tengah area penonton, menciptakan pengalaman menonton yang lebih intim.
Desain panggung dilengkapi dengan sistem hidrolik yang memungkinkan setiap personel band tampil dengan dinamika visual berbeda. Elemen visual diperkuat dengan penggunaan circular LED di bagian atas dan bawah panggung, serta sistem digital hoist. Teknologi ini memungkinkan pergerakan cahaya dan layar yang dinamis, menciptakan efek imersif yang luar biasa bagi penonton.
Advertisement
Sumber: AntaraNews