Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Landung, Wayang Raksasa Asal Ciamis yang Terbuat dari Daun Pisang

Mengenal Landung, Wayang Raksasa Asal Ciamis yang Terbuat dari Daun Pisang Wayang Landung Panjalu Ciamis. Youtube TENZHO Cinematography ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wayang landung merupakan kesenian wayang kontemporer yang berkembang di wilayah Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Wayang tersebut berukuran besar dengan tinggi lebih dari 2 meter dan terbuat dari daun pisang yang disatukan.

Dikutip dari disparbud.jabarprov.go.id, kesenian wayang landung pertama kali dikenalkan oleh Pandu Radea, seorang seniman kontemporer asal Kampung Pabuaran, Desa Panjalu, Ciamis pada 2007. Wayang landung merupakan pembaharuan dari kesenian wayang golek khas tanah Sunda.

Terinspirasi dari Teater Rakyat Sunda

wayang landung panjalu ciamis

http://www.disparbud.jabarprov.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Menurut Pandu, wayang landung terinspirasi dari kesenian longser (teater khas Sunda) yang ditampilkan dengan cara diarak keliling desa dan berpusat di lapangan setempat untuk melakukan pertarungan khas wayang golek.

Selain itu, wayang landung juga mengambil unsur bebegig (orang-orangan sawah khas Sunda) yang berukuran besar dan disusun dengan menggunakan daun pisang serta jerami kering.

Bisa Dimainkan oleh Masyarakat yang Menonton

Dilansir dari ciamis.info, salah satu keunikan wayang landung adalah bisa dimainkan oleh penonton di lokasi pertarungan. Namun syaratnya, penonton harus memiliki tubuh yang sehat dan kuat karena harus mengangkat beban wayang seberat puluhan kilogram. Syarat lainnya adalah bisa mengikuti alur cerita yang sedang dipentaskan.

Peserta umum tersebut biasanya akan menyangga badawang (wayang landung berukuran sedang), dan memegang senjata gada dengan saling memukul secara berhadap-hadapan. Ketika menang, peserta umum pun bisa membawa pulang hadiah. 

Pernah Tampil di Pulau Bali

wayang landung panjalu ciamis

Youtube TENZHO Cinematography ©2020 Merdeka.com

Sementara itu pada awal kemunculannya, wayang landung yang pertama muncul bernama Jalukjuk pernah melakukan pementasan di Pulau Bali dalam perhelatan Festival Kite. Festival Kite adalah sebuah festival layang-layang raksasa yang diadakan di Pantai Kuta.

Saat ini kesenian wayang landung telah diangkat sebagai ikon baru kesenian dan budaya di Kabupaten Ciamis sebagai seni pertunjukan wayang kontemporer yang disahkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP